Anindya Bakrie Ajak Kadin Papua Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Jayapura,- Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, secara resmi membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kamar Dagang dan Industri Papua yang digelar di Kantor Gubernur Dok II, Jayapura, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan strategi inovatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di Papua.
Musprov dihadiri oleh Gubernur Papua, perwakilan Kadin kabupaten/kota, serta berbagai pemangku kepentingan dari dunia usaha dan pemerintah.
Ketua Kadin Papua, Ronald Antonio Bonai, menyampaikan bahwa Musprov merupakan amanah organisasi sesuai AD/ART yang wajib dilaksanakan setiap periode kepengurusan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung pelaksanaan Musprov ini,” ujarnya.
Ronald menegaskan, forum ini menjadi ajang evaluasi perjalanan organisasi selama lima tahun terakhir sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan. Ia juga mengakui bahwa masa kepemimpinannya segera berakhir.
“Tidak terasa sudah lima tahun saya menakhodai Kadin Papua. Kapal besar Kadin harus dipimpin oleh sosok yang siap membawa organisasi ini bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Papua,” katanya.
Mengusung tema “Bersatu, Bertumbuh, dan Berdaya Saing”, Ronald menekankan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama untuk memperkuat soliditas Kadin sebagai kekuatan ekonomi daerah. Ia juga mendorong agar pelaku usaha di Papua, baik skala kecil, menengah, maupun besar, mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global.
Menjelang akhir masa jabatannya, Ronald menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, anggota, dan mitra kerja yang telah mendukung perjalanan Kadin Papua selama lima tahun terakhir.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara Kadin dan pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Papua yang dinilai memiliki visi jelas dalam membangun daerah, termasuk melalui penguatan birokrasi dan penegakan hukum.
Menurut Anindya, pertumbuhan ekonomi Papua menunjukkan tren positif, yang tidak hanya bergantung pada komoditas seperti emas dan tembaga, tetapi juga mulai ditopang oleh pergerakan ekonomi yang lebih merata di berbagai sektor.
Ia menyoroti sejumlah program strategis yang perlu menjadi fokus bersama, antara lain ketahanan pangan, ketahanan energi, dan efisiensi logistik serta infrastruktur. Papua dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan energi baru terbarukan, khususnya tenaga surya, serta sektor kelautan dan perikanan.
“Kami di Kadin Indonesia siap mendukung Kadin Papua untuk terus berkembang dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun perekonomian daerah,” ujar Anindya.
