Kebakaran Lapas Merauke Berhasil Ditangani, Warga Binaan Yang Kabur Diamankan
MERAUKE–Personil Polres Merauke bergerak cepat (quick respons) membantu penanganan kebakaran yang terjadi di Kantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIB Merauke, Jumat (9/10). Dipimpin Wakapolres Merauke, Kompol Dr.Jerry Koagouw, S.H., M.H. bersama PJU Polres Merauke dan seluruh personil turun langsung di lokasi.
Sejumlah personil dikerahkan termasuk kendaraan taktis Water Cannon untuk membantu pemadaman api bersama petugas Lapas IIB Merauke. Polisi juga berupaya mengendalikan situasi di lokasi kejadian.
Wakapolres menjelaskan, Polres Merauke awalnya menerima laporan dari pihak Lapas mengenai keributan warga binaan sekitar pukul 10.00 WIT. Menanggapi laporan tersebut, personil bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan mengantisipasi situasi.
“Jam 10.00 pagi kami mendapat laporan dari Lapas bahwa ada keributan. Kita merespon cepat dengan mendatangi Lapas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun setibanya di lokasi Lapas sudah terbakar,” ujar Wakapolres.
Ia menambahkan, Polres bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), personl TNI dan instansi terkait bekerja sama memadamkan api. Personil Sat Lantas Polres Merauke juga turut mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi dengan mengarahkan pengendara untuk menggunakan jalur alternatif guna memberikan ruang bagi petugas pemadam.
“Mengenai penyebab pasti kebakaran serta kondisi bagian dalam atau barak tahanan, kami masih belum dapat memastikan. Masih menunggu proses pemadaman dan sterilisasi lokasi,” ujar Wakapolres . Terkait warga binaan yang melarikan diri, Wakapolres membenarkan hal informasi tersebut. Namun beberapa tahanan yang kabur berhasil diamankan.
“Memang ada beberapa yang sudah kita amankan di Polres. Namun kita belum konfirmasi ke Kalapas berapa jumlah pasti tahanan yang lari. Nanti setelah ini kami koordinasikan,” jelasnya.
Wakapolres Merauke menghimbau kepada warga binaan agar tidak melakukan aksi berlebihan atau anarkis. Jika terdapat permasalahan atau keluhan dapat disampaikan secara baik-baik untuk diselesaikan bersama.
Masyarakat Merauke juga diminta tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Apabila melihat keberadaan orang atau warga binaan yang mencurigakan agar segera melaporkan ke pihak kepolisian atau petugas Lapas,”terangnya.(Iis)
