Susanto Resmi Nahkodai Rumah Wakaf ASSALAAM Merauke
MERAUKE-Pengurus Rumah Wakaf ASSALAAM Merauke periode 2026–2031 resmi dilantik, . Sabtu (10/10) bertempat di aula SMP IT Ibnu Sina Merauke. Susanto, S.Ag., M.H. terpilih sebagai Ketua Rumah Wakaf ASSALAAM Merauke bersama 11 orang pengurus lainnya, sehingga total pengurus yang dilantik dan dikukuhkan berjumlah 12 orang.
Ketua Yayasan ASSALAAM Merauke, Jamat Setiawan, ST saat melakukan pelantikan menyampaikan bahwa Rumah Wakaf ASSALAAM merupakan lembaga wakaf yang berdiri di bawah naungan Yayasan ASSALAAM Merauke. Kehadiran lembaga ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengembangkan pengelolaan wakaf yang amanah, profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Pembentukan Rumah Wakaf ASSALAAM menjadi bagian dari ikhtiar yayasan untuk menghadirkan sarana pengelolaan wakaf yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya umat Islam di Provinsi Papua Selatan.
Sementara itu Ketua Rumah Wakaf ASSALAAM Merauke terpilih, Susanto, S.Ag., M.H mengemukakan bahwa Rumah Wakaf ASSALAAM merupakan lembaga wakaf pertama yang terbentuk di Merauke Provinsi Papua Selatan.
Ia berharap kehadiran Rumah Wakaf ASSALAAM dapat menjadi awal yang baik bagi pengembangan gerakan wakaf di wilayah Papua Selatan. Melalui pengelolaan wakaf yang terarah dan bertanggung jawab, lembaga ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan sosial, pendidikan, keagamaan serta berbagai bidang lain yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan dan pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi dimulainya amanah kepengurusan Rumah Wakaf ASSALAAM Merauke untuk 5 tahun ke depan. Dengan dukungan Yayasan ASSALAAM Merauke dan partisipasi masyarakat, lembaga ini diharapkan dapat tumbuh menjadi sarana pemberdayaan umat melalui wakaf yang produktif, berkelanjutan dan membawa keberkahan bagi masyarakat luas.
“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kekuatan dan keberkahan kepada seluruh pengurus dalam menjalankan amanah serta menjadikan Rumah Wakaf ASSALAAM Merauke sebagai wasilah kebaikan bagi umat Islam dan seluruh masyarakat di Provinsi Papua Selatan, ” harapnya. (iis)
