Pemerintah Dorong OAP Papau Selatan Ikut Sekolah Kedinasan

Merauke – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan terus mendorong putra-putri Orang Asli Papua (OAP) untuk menempuh pendidikan melalui jalur sekolah kedinasan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) Sekolah Ikatan Dinas yang digelar di Aula SMK Negeri 1 Merauke, kemarin

Mewakili Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Papua Selatan, Willem Andrew da Costa, mengatakan kegiatan ini bertujuan membuka akses informasi seluas-luasnya bagi generasi muda OAP di wilayah tersebut.

Ia berharap melalui sosialisasi ini, para siswa dapat memanfaatkan peluang untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui sekolah kedinasan. “Kalau kita mau jadi pegawai negeri, ini jalurnya ke sana,” ujar Willem.

Menurutnya, kehadiran para narasumber dari berbagai sekolah kedinasan menjadi kesempatan penting bagi siswa untuk mendapatkan pemahaman langsung terkait proses seleksi dan pendidikan.

“Atas nama pimpinan, kami mengapresiasi tinggi kepada para narasumber, guru pendamping, serta para siswa yang hadir dalam kegiatan ini,” katanya.

Willem menegaskan, sosialisasi sekolah kedinasan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di Papua Selatan, karena terintegrasi langsung dengan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kalau masuk sekolah ini, jalurnya sudah jelas. Saya sendiri alumni kedinasan dari STPDN yang sekarang menjadi IPDN tahun 1994,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh peningkatan kualitas SDM, tanpa membedakan latar belakang. “Jangan non OAP merasa dinomorduakan. Ini semua diatur dalam undang-undang Otonomi Khusus. Ada jalur afirmasi untuk OAP dan jalur nasional untuk non Papua,” jelasnya.

Willem pun memotivasi generasi muda agar tidak menyia-nyiakan peluang yang ada.

“Ibarat makanan sudah ada di depan mata, tinggal kita ambil. Jangan sampai kesempatan ini terlewatkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kunci utama untuk berhasil dalam pendidikan kedinasan adalah komitmen dan kesiapan mental. “Memang di awal pendidikan terasa berat, tapi selanjutnya akan terbiasa,” katanya.

Di akhir kegiatan, Willem menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah kedinasan yang telah berpartisipasi dalam memberikan informasi kepada para siswa di Papua Selatan.

Ia juga memberikan pesan motivasi kepada generasi muda untuk terus berani bermimpi dan bersaing demi masa depan yang lebih baik. “Jangan ragu bermimpi, jangan ragu bersaing. Kami pemerintah akan terus mendampingi. Kalian adalah masa depan provinsi ini,” pungkasnya.

Related posts

PLN dan Kejati Malut Tinjau Proyek Strategis Nasional di Galela

Fani

Hanura Papsel Gelar Tiga Hajatan Besar Sekaligus, Salah Satunya Musda II

Bams

Kepala Suku Besar Maybrat Harap Warganya di Manokwari Jaga Kamtibmas

Fani

Satgas Ops Damai Cartenz Tetap Berpuasa di Tengah Tugas Operasi

Fani

Resmi Daftar di KPU, Kenius Kogoya – Ar-Rozy Dinyatakan Berkas Lengkap 

Bams

Dipimpin Langsung Fauzun Nihayah, PERSIKINDO Papsel Dan Ayah Touring Community Bersihkan Area Masjid Raya

Bams

Leave a Comment