Program Pemberdayaan Ekonomi Desa Cahaya, Yayasan Baitul Maal PLN UP3 Merauke Bidik Kelurahan Kamahedoga

MERAUKE,- Ketua Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Merauke, Budi Widodo beserta pengurus meresmikan program Pemberdayaan Ekonomi Desa Cahaya di Kelurahan Kamahedoga Distrik Merauke Provinsi Papua Selatan, Rabu (8/4).

Peresmian ditandai dengan penyerahan cinderamata kepada Lurah Kamahedoga sebagai simbol dimulainya kolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat. Program Desa Cahaya merupakan program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi melalui penguatan kapasitas dan keterampilan usaha bagi para penerima manfaat.

Melalui program ini, masyarakat didorong untuk memiliki kemampuan usaha yang lebih baik, mulai dari proses produksi, pengelolaan keuangan hingga pemasaran, sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menjalankan program, YBM PLN Pusat telah menugaskan seorang pendamping desa yang akan menetap selama satu tahun di wilayah tersebut. Pendamping ini akan mendampingi penerima manfaat dalam menjalankan dan mengembangkan usaha yang telah dibantu agar dapat tumbuh secara lebih optimal.

Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Kelurahan Kamahedoga ini turut dihadiri oleh Lurah Kamahedoga, perwakilan anggota Majelis Rakyat Papua, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan serta masyarakat penerima manfaat.

Lurah Kamahedoga, Moh. Akbar, menyampaikan apresiasi kepada YBM PLN yang telah memilih Kelurahan Kamahedoga sebagai lokasi program Desa Cahaya. Menurutnya, program ini menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi keluarga di wilayah tersebut.

“Tentunya kami sangat berterima kasih kepada YBM PLN karena telah memilih dan memberikan kepercayaan kepada kami. Semoga program ini dapat memberikan manfaat dan membawa kebaikan bagi para mustahik di Kelurahan Kamahedoga,” ujar Akbar.

Budi Widodo menyampaikan bahwa program Desa Cahaya tidak sebatas pemberian bantuan tetapi juga ikut membangun kemandirian masyarakat melalui pendampingan yang berkelanjutan. Diharapkan dapat membuka peluang usaha baru, memperkuat usaha yang telah berjalan, serta menumbuhkan semangat masyarakat untuk terus berkembang dan berdaya.

“Melalui program Desa Cahaya ini, kami berharap masyarakat tidak hanya menerima manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki keterampilan, kepercayaan diri dan kemampuan usaha yang terus berkembang di masa mendatang. Dengan begitu, masyarakat dapat menjadi lebih mandiri dan memiliki ketahanan ekonomi yang lebih kuat,” ungkap Budi.

Dalam kesempatan itu turut diserahkan bingkisan sembako kepada 51 penerima manfaat serta bantuan perlengkapan masjid secara simbolis oleh ketua YBM PLN UP3 Merauke. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sosialisasi program, diskusi bersama masyarakat serta pemaparan rencana pendampingan yang akan dilakukan selama program berlangsung.

Melalui kolaborasi antara YBM PLN, kelurahan dan masyarakat, program Desa Cahaya menjadi langkah awal membangun ekosistem ekonomi masyarakat yang lebih kuat, mandiri dan berkelanjutan.(Iis)

Related posts

Sambut HARKODIA, Digelar Lomba Baca Puisi Dan Poster Bertema Anti Korupsi

Bams

Mahasiswa Asal Sarmi di Makassar Keluhkan Tempat Tinggal, Legislator Ones Tiris Minta Perhatian Pemda 

Bams

Senyum dan Tegur Sapa Satgas Yonif 200/BN Saat Berkunjung Ke Kampung Bolakme

Fani

Pimpin PWNU Papua Selatan, KH.Moh.Arifin Minta Pengurus Bersatu

Bams

Masyarakat Asli Papua Kampung Buti Didorong Jaga Ekosistem Pesisir  

Bams

Ketua Parjal Papua Barat Imbau Kepala Kampung Bersabar Tunggu Pencairan ADK 2025

Fani

Leave a Comment