Yafet Saram Soroti Wagub dan 9 Anggota DPR Papua Pegunungan Soal Korban Konflik Antarsuku di Wamena

WAMENA — Anggota DPRK Yahukimo sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem, Yafet Saram, menyoroti sikap Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, serta sembilan anggota DPR Papua Pegunungan dari daerah pemilihan Yahukimo terkait penanganan korban konflik antarsuku di Wamena.

 

Menurut Yafet, hingga saat ini perhatian pemerintah provinsi dan para wakil rakyat terhadap masyarakat korban, khususnya warga Yali dan Mek, masih belum terlihat maksimal meski banyak korban kehilangan rumah dan harta benda akibat konflik perang antarsuku antara kelompok Pirime dari Lanny Jaya dan Kurima (Woma).

 

“Saya mengajak Bapak Wagub dan sembilan anggota DPR Papua Pegunungan dapil Yahukimo ikut memberikan kontribusi kepada masyarakat korban. Pastikan anak-anak sekolah dan tempat tinggal mereka diperhatikan karena mereka korban tanpa bersalah apa pun,” ujar Yafet di Wamena, Senin (25/5/2026).

 

Ia mengatakan para anggota DPR Papua Pegunungan asal Yahukimo tidak boleh diam melihat penderitaan masyarakat yang terdampak konflik di Wamena.

 

“9 anggota dewan dapil Yahukimo harus ikut bicara soal banyak pengorbanan masyarakat dan ikut berperan aktif mendamaikan masyarakat kita yang ada di Wamena, termasuk Pak Wagub,” katanya.

 

Yafet secara khusus menyoroti peran Wakil Gubernur Papua Pegunungan yang dinilai memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir bersama masyarakat korban.

 

“Bapak Wagub sebagai orang nomor dua di Papua Pegunungan, tetapi beliau juga orang Yahukimo yang dibutuhkan masyarakat sebagai orang tua, terutama sesama anak Yali,” ujarnya.

 

Menurutnya, sebagai pemimpin daerah, wakil gubernur seharusnya menunjukkan kepedulian kepada seluruh masyarakat Papua Pegunungan tanpa membedakan suku maupun asal daerah.

 

“Beliau adalah pemimpin bagi semua masyarakat Papua Pegunungan. Setelah saya turun langsung ke Wamena, saya melihat belum ada perhatian serius. Tidak ada pernyataan belasungkawa dan belum turun langsung melihat masyarakat yang menjadi korban,” kata Yafet.

 

Ia menyebut banyak rumah yang terbakar merupakan milik masyarakat Yali dan Mek, termasuk tempat tinggal pelajar yang sedang menempuh pendidikan di Wamena.

 

“Bapak Ones adalah sosok orang Yali yang ada di Papua Pegunungan. Beliau tentu ikut merasakan dampak kekejian yang dialami masyarakat Yali dan Mek. Karena itu harus ikut peduli kepada masyarakat yang menjadi korban, baik korban jiwa maupun rumah-rumah yang terbakar tanpa mengetahui persoalan,” katanya.

 

Yafet meminta pemerintah provinsi bersama para anggota DPR Papua Pegunungan dan kepala daerah di Papua Pegunungan segera turun tangan membantu masyarakat terdampak, terutama dalam proses pendataan kerugian dan pembangunan kembali rumah-rumah warga yang hangus terbakar.

 

Ia juga menekankan bahwa dampak konflik tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi turut menghancurkan masa depan anak-anak dan pelajar karena perlengkapan sekolah mereka ikut terbakar.

 

“Ada masyarakat yang tidak bersalah menjadi korban. Ijazah, seragam sekolah, buku tulis, dan sepatu sekolah mereka ikut terbakar. Karena itu dibutuhkan perhatian dari semua pihak, termasuk Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, dan anggota DPR Papua Pegunungan,” ujarnya.

 

Di akhir pernyataannya, Yafet kembali mengingatkan pentingnya peran pemerintah dan wakil rakyat dalam menjaga perdamaian di Papua Pegunungan serta menghentikan budaya perang antarsuku.

 

“Ini bukan zamannya lagi perang suku. Perang tidak membawa manfaat apa-apa selain penderitaan bagi masyarakat,” tutupnya.

 

Sebelumnya, satu hari setelah perang antar suku, Yafet Saram mendatangi para korban yang berada di tempat pengungsian dan memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban yang terdampak akibat perang tersebut.

 

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban para korban terutama yang kehilangan rumah dan barang berharga.

Related posts

Wujudkan Ketahanan Pangan di Papua Pegunungan, Kodim 1702/Jayawijaya Buka Lahan Pertanian

Fani

DPR Papua Minta Gubernur Segera Selesaikan Aset Tanah dan Bangunan Milik Pemprov

Bams

Gubernur Fakhiri Tekankan Stabilitas Harga dan Keamanan Jelang Idul Fitri

Bams

Kanwil Kemenag Papua Bahas Pencegahan Pornografi

Fani

Herman Enumbi: Pilkada Adalah Pesta Demokrasi

Fani

Kementan Dukung Penuh Program Cetak Sawah Rakyat di Papua

Bams

Leave a Comment