Telkomsel Paparkan Inovasi Digital saat Bukber Media dan Konten Kreator Papua

Jayapura – Telkomsel kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan digital yang inklusif bagi seluruh masyarakat di kawasan timur Indonesia, terutama dalam momentum jelang Lebaran dan Idul Fitri (RAFI) 2026.

Bertempat di Hotel Aston Jayapura, Telkomsel menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama Media & Konten Kreator Papua, sekaligus memaparkan berbagai inisiatif dan program terbaru perusahaan dalam meningkatkan pengalaman pelanggan, memperkuat loyalitas, serta mengakselerasi pemberdayaan anak muda Papua melalui program-program Corporate Social Responsibility (CSR).

Dalam sambutannya, General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Maluku dan Papua, Fajri Adi Firmansyah, menjelaskan bahwa Telkomsel terus berkomitmen menghadirkan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah Papua dan Maluku.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah MyTelkomsel Basic, aplikasi alternatif MyTelkomsel dengan ukuran ringan di bawah 10MB yang dirancang untuk memberikan akses lebih mudah dan ramah memori bagi pelanggan dengan perangkat middle-low.

Aplikasi ini menghadirkan kemudahan login menggunakan OTP, akses pembelian paket tanpa perlu menghafal kode UMB, serta fitur pencarian cepat untuk menemukan paket yang paling sesuai.

MyTelkomsel Basic juga menawarkan pilihan paket yang lebih beragam dengan harga paling terjangkau, sehingga pelanggan dapat menikmati beragam produk Telkomsel dengan lebih fleksibel dan efisien, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan komunikasi di bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan di Papua dan Maluku, Telkomsel juga menghadirkan Program Racing MyTelkomsel & MyTelkomsel Basic, yang berlangsung pada 1 Maret–30 Juni 2026.

Melalui program ini, pelanggan diajak untuk bertransaksi sebanyak-banyaknya menggunakan aplikasi MyTelkomsel dan MyTelkomsel Basic untuk berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik, mulai dari Laptop, HP, WiFi Orbit, MiFi Orbit, hingga voucher pulsa senilai Rp200.000.

Program ini menjadi upaya Telkomsel mendorong literasi digital pelanggan sekaligus memperkuat kebiasaan transaksi digital yang lebih praktis dan efisien di wilayah Papua dan Maluku.

“Tidak semua pelanggan di wilayah Maluku dan Papua menggunakan perangkat dengan memori besar. Karena itu, kami ingin pelanggan Telkomsel di Papua dan Maluku lebih mengenal dan mencoba MyTelkomsel Basic agar siapa pun dapat mengakses layanan digital dengan mudah, aman, dan tanpa hambatan perangkat. Ini adalah wujud upaya kami menjadikan pengalaman digital lebih inklusif untuk semua,” ungkap Fajri.

Perkuat Retensi Pelanggan Lewat Kolaborasi Loyalty Program

Dalam suasana Ramadan tahun ini, Telkomsel memperkuat berbagai program retensi dan loyalitas pelanggan, salah satunya melalui kolaborasi Telkomsel POIN dengan SAGA Supermarket.
Lewat kerja sama tersebut, pelanggan dapat menukarkan 5.000 Telkomsel POIN untuk mendapatkan potongan harga Rp50.000 yang berlaku kelipatan.

Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati penawaran bundling “Paket Ole-Ole” yang hadir dalam tiga pilihan harga Rp300.000, Rp500.000, dan Rp1.000.000 berisi produk makanan dan minuman kurasi khusus yang cocok untuk kebutuhan Ramadan maupun berbagai acara kekeluargaan.

Tidak hanya dapat digunakan untuk penukaran di merchant, Telkomsel POIN kini juga dapat dimanfaatkan sebagai media donasi untuk mendukung pembangunan sosial dan pendidikan di Papua.

Antusiasme pelanggan terbukti sangat tinggi, menghasilkan akumulasi 50 juta Telkomsel POIN, setara Rp50 juta. Donasi ini kemudian disalurkan kepada Lembaga Pendidikan, Pelatihan, dan Pengelolaan Tenaga Kerja Papua (LP3TKP), sebuah lembaga nonprofit yang diketuai oleh Jose, anak asli Papua yang dikenal sebagai seorang trainer sekaligus motivator dan telah lama berdedikasi dalam pemberdayaan generasi muda Papua.

Seluruh kontribusi tersebut akan digunakan untuk memperkuat kapasitas anak-anak muda Papua agar semakin kompetitif, memiliki daya juang yang tinggi, serta siap menghadapi kebutuhan dunia kerja modern.

Menanggapi penyaluran donasi ini, Jose menyampaikan apresiasi sekaligus pesan motivasi bagi anak-anak muda Papua.

“Kami sangat berterima kasih kepada Telkomsel dan seluruh pelanggan setia yang telah berdonasi melalui Telkomsel POIN. Dukungan ini sangat berarti bagi pengembangan SDM Papua. Saya ingin mengajak adik-adik muda Papua untuk terus berani memanfaatkan setiap peluang yang adabelajar, mencoba, dan berkembang. Kesempatan itu ada, dan kita harus berani mengambilnya,” ujar Kaka Jose.

Selain dukungan di sektor pendidikan, Telkomsel juga menyalurkan bantuan Rp30 juta untuk pembangunan masjid, yang berasal dari konversi 6.000 transaksi POIN pelanggan. Program ini menunjukkan bahwa Telkomsel POIN tidak hanya berfungsi sebagai program reward, tetapi juga dapat menjadi sarana bagi pelanggan untuk berkontribusi dalam menghadirkan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat Papua.

CSR Telkomsel Papua Maluku Dorong Anak Muda Papua Lewat #KopastiBisa

Selain kontribusi donasi melalui Telkomsel POIN, Telkomsel juga menjelaskan pelaksanaan program CSR unggulan di wilayah Papua–Maluku yang berada di bawah payung besar program #KopastiBisa.

Gerakan ini menjadi komitmen Telkomsel untuk mendorong keberanian, rasa percaya diri, dan semangat anak muda Papua agar berani mencoba serta memanfaatkan berbagai peluang yang terbuka, terutama melalui pemanfaatan teknologi dan solusi digital.
Salah satu program utama dalam payung program #KopastiBisa adalah Papua Maluku Digital Bootcamp (PMDB). Program ini dirancang untuk membina talenta muda, khususnya mahasiswa melalui peningkatan literasi digital, kreativitas, serta kemampuan menciptakan inovasi sosial berbasis teknologi.

Pada penyelenggaraan Season 3, PMDB telah menjangkau 3.099 mahasiswa dari berbagai kampus di Papua dan Maluku. Dari ribuan peserta tersebut, Telkomsel telah memilih 20 mahasiswa dengan ide terbaik dibidang Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan Sosial, Ekonomi dan Kewirausahaan serta Pariwisata yang saat ini sedang memasuki tahap inkubasi socio innovation hingga bulan juni 2026.

Pada tahap ini, para finalis mendapatkan pendampingan intensif untuk mengembangkan dan mengimplementasikan ide inovasi sosial mereka. Harapannya, seluruh ide yang dikembangkan dapat memberikan dampak nyata dan positif bagi masyarakat, sekaligus menjadi bukti bahwa anak muda Papua–Maluku mampu melahirkan solusi yang relevan dan berkelanjutan untuk kebutuhan daerahnya.

Proses inkubasi ini sejalan dengan tujuan besar #KopastiBisa, yaitu menghadirkan ruang dan peluang bagi generasi muda Papua–Maluku untuk tumbuh lebih percaya diri, lebih kompetitif, dan lebih siap berkontribusi sebagai talenta masa depan dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia Timur.

“Melalui program #KopastiBisa, kami ingin menghadirkan ruang dan kesempatan nyata bagi anak muda Papua untuk berani melangkah, mencoba, dan memanfaatkan peluang baru. Telkomsel percaya bahwa Papua memiliki generasi muda dengan potensi luar biasa, dan tugas kami adalah membuka akses serta menghadirkan dukungan yang dapat memperkuat pertumbuhan mereka,” tambah Fajri.

Menutup kegiatan, Telkomsel menegaskan bahwa seluruh upaya ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat Indonesia Timur melalui inovasi teknologi, peningkatan kualitas layanan, dan program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Telkomsel berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat Papua dan Maluku, memastikan setiap inisiatif yang dihadirkan memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Related posts

Polisi Gerak Cepat Atasi Kebakaran 2 Rumah di Puncak Jaya, Diduga Ada Unsur Kesengajaan

Fani

Polisi Selidiki Kebakaran di Jayapura

Fani

Fenomena Ganja Tak Kenal Usia, Pemerintah Diminta Sediakan Fasilitas Rehabilitasi

Fani

Sambut HUT TNI AU Ke-80, Lanud J.A Dimara Gelar Baksos Untuk Warga Asli Papua

Bams

Wagub Paskalis Apresiasi MyPertamina Fun Run 2025 

Bams

Teken MoU, Pemprov Papua Percepat Sertifikasi Aset dan Tanah Masyarakat

Bams

Leave a Comment