Taklukkan PS Yapen, Persiker Kunci Gelar Juara Liga 4 Papua

JAYAPURAPersiker Keerom resmi mengunci gelar juara Liga 4 zona Papua usai menaklukkan PS Yapen dengan skor tipis 1-0 di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Kamis (2/4/2026).

Kemenangan tersebut memastikan Persiker tidak lagi terkejar oleh tim lain, meski kompetisi masih menyisakan satu pertandingan. Tambahan tiga poin membuat Persiker kokoh di puncak klasemen dengan 18 poin dari enam laga. Sementara Persimi Sarmi berada di posisi kedua dengan 12 poin, disusul PS Yapen di peringkat ketiga dengan 10 poin.

Keberhasilan ini sekaligus mengantarkan Persiker Keerom sebagai wakil Provinsi Papua pada putaran nasional Liga 4 yang dijadwalkan berlangsung pertengahan bulan ini.

Jalannya pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim sama-sama tampil menyerang demi meraih kemenangan. Namun, kebuntuan baru pecah pada babak kedua ketika Corneles Moai mencetak gol tunggal yang memastikan kemenangan tim berjuluk Badai Perbatasan tersebut.

Meski harus mengakui keunggulan lawan, kubu PS Yapen menerima hasil tersebut dengan lapang dada. Namun, manajer tim, Roi Palunga, kembali menyoroti kepemimpinan wasit sepanjang kompetisi.

Menurutnya, sejumlah keputusan wasit dinilai merugikan timnya dan tidak mencerminkan sportivitas. Ia menegaskan bahwa kompetisi yang diikuti banyak pemain muda seharusnya menjadi ajang pembinaan, bukan justru tercoreng oleh kontroversi.

“Kami sangat kecewa dengan perangkat pertandingan sejak awal Liga 4 dimulai. Seakan-akan kami dizalimi oleh keputusan wasit. Kami berharap Asprov PSSI Papua dapat melakukan evaluasi serta meningkatkan pelatihan bagi para wasit,” tegasnya.

Meski demikian, Roi tetap memberikan apresiasi kepada para pemain PS Yapen yang mayoritas merupakan putra asli daerah. Ia berharap performa mereka dapat menarik perhatian tim pencari bakat untuk masuk dalam seleksi PON Papua.

Hal senada disampaikan kapten tim, Boas Atururi yang juga mantan pemain Persipura Jayapura, memuji kerja keras rekan-rekannya sepanjang pertandingan. “Pertandingan yang sangat luar biasa. Semua pemain bekerja keras hingga menit akhir untuk mengejar ketertinggalan,” ujarnya.

Boas juga berharap sejumlah pemain muda PS Yapen yang tampil menonjol selama kompetisi bisa mendapat kesempatan memperkuat tim seleksi PON Papua. Ia menegaskan siap memberikan motivasi sebagai pemain senior agar mereka terus berkembang ke level yang lebih tinggi.

Related posts

Jamu Semen Padang, Lini Tengah PSBS Biak Komplit

Bams

Disambut Tari Kecak, Pembalap Honda di MotoGP Lanjut Kopdar Bareng Bikers Bali

Fani

Papua Siap Berlaga di Popnas 2025 Jakarta

Bams

Tim Rajawali Juara Satu Turnamen Volley Kapolres Cup

Bams

Misi Empat Punggawa Lintasi Tiga Benua

Bams

PON XXI, Menembak Tambah 1 Medali Emas Untuk Papua

Bams

Leave a Comment