Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Papua, Mufli Musaad Tegaskan Tidak Gunakan APBD
Jayapura,- Malam perayaan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Papua, Mathius D. Fakiri dan Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen berjalan dengan lancar dan sukses hingga selesai.
Malam puncak perayaan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan MARI – YO itu dilaksanakan secara meriah dan spektakuler di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Senin 12 Oktober 2026, malam.
Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad, S. Sos selaku Ketua Panitia menegaskan, bahwa dalam pelaksanaan kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Papua tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Jadi seluruh dukungan pendanaan kegiatan tersebut diperoleh melalui kontribusi mitra pemerintah, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Papua,” kata Mufli Musaad kepada sejumlah awak media disela sela acara Refleksi, pada Senin, 12 Oktober 2026, malam.
Menurutnya, langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah yang masih terbatas. Sehingga seluruh rangkaian kegiatan disiapkan dengan mempertimbangkan kondisi efisiensi anggaran.
Bahkan kata Mufli, panitia selalu mengedepankan prinsip efisiensi serta berupaya mencari dukungan pendanaan dari pihak eksternal tanpa membebani anggaran daerah.
“Karena kita menyadari kondisi fiskal sedang terbatas, sehingga kita harus mengedepankan efisiensi dan mencari dukungan pendanaan di luar APBD. Puji syukur, ada komitmen dari Bank Papua untuk ikut berpartisipasi mendukung kegiatan ini melalui CSR,”jelasnya.
Apalagi lanjutnya, dukungan dari mitra pemerintah menjadi bentuk partisipasi dalam menyukseskan kegiatan yang melibatkan masyarakat luas, sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung agenda publik.
Dijelaskannya, penggunaan dukungan CSR tersebut merupakan bagian dari upaya penyelenggaraan kegiatan secara efisien, dengan tetap memperhatikan keterbatasan kemampuan keuangan daerah.
Dengan demikian, Muflih berharap masyarakat Papua dapat terus memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah daerah serta ikut mengawal pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
Yang jelas tandas Mufli, efisiensi tidak mengurangi substansi refleksi satu tahun kepemimpinan.
“Panitia telah menyiapkan kegiatan yang dapat diikuti masyarakat, termasuk hiburan dalam rangkaian acara tersebut,” ujarnya.
Untuk itu, pada Refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Matius D. Fakhiri dan Wakil Gubernur Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen juga diharapkan dapat menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan pemerintahan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.
“Jadi sekali lagi, dalam kegiatan refleksi tersebut diselenggarakan tanpa menggunakan APBD, dengan dukungan pendanaan dari CSR mitra pemerintah lainnya,” tegasnya.(Tiara).
