Sukses Kelola Travel Umroh, Indri Puspita Sari Jaga Kepercayaan Jamaah

MERAUKE-Menjaga kepercayaan jamaah menjadi poin penting yang terus dipegang oleh Indri Puspita Sari ketika ia memutuskan untuk konsen menjalankan bisnis travel umroh yang diberi nama ‘Teras Ratu Merauke’. Mengawali usahanya dari nol, perlahan namun pasti, travel miliknya mulai dikenal luas dan secara rutin sukses memberangkatkan jamaah ke tanah suci.

Dari waktu ke waktu jumlah jamaah semakin bertambah, buah dari kerja kerasnya selama ini. Indri kini menjabat sebagai Pimpinan Cabang Teras Ratu Merauke Provinsi Papua Selatan. Seiring dengan lahirnya provinsi baru Papua Selatan, ia semakin bersemangat dan konsisten dalam menjalankan travel termasuk melayani jamaah hingga ke kabupaten pemekaran.

Bukan perkara mudah memang, seorang pengusaha perempuan dari ujung timur Indonesia seperti Indri mampu mencapai kesuksesan. Butuh perjuangan agar usaha yang dijalankan tetap bertahan dan mendapat kepercayaan seluruh jamaah. “Alhamdulillah, travel saya sudah berjalan selama 13 tahun dan sukses menjalin kemitraan dengan travel-travel besar yang ada di Makassar dan Jakarta.

Saya berupaya menjaga amanah para jamaah untuk mengurus keberangkatan mereka dari berangkat hingga kembali lagi ke Merauke, ” terang Indri kepada Pasific Pos di kediamannya, Senin (22/6). Lebih lanjut wanita berdarah Sulawesi Selatan ini mengungkapkan, untuk ukuran bagasi seberat 30 kg, mulai dari jamaah berangkat hingga kembali ke Merauke, free paspor, free suntik dan lain sebagainya.

Intinya, jamaah sudah terima bersih karena semua fasilitas dan perlengkapan sudah disiapkan. Harga yang dibandrol juga cukup terjangkau. Setiap bulan total puluhan jamaah bahkan ratusan yang diberangkatkan.

Namun khusus untuk wilayah Merauke jumlahnya bervariasi karena ada jamaah yang berangkat dengan jalur VIP, keberangkatan tiba-tiba dan keberangkatan sendiri.

Ia mengemukakan, minat masyarakat untuk menunaikan ibadah umroh semakin meningkat. Oleh sebab itu ia menghimbau agar masyarakat benar-benar memperhatikan travel yang hendak digunakan agar terhindar dari penipuan atau terjebak travel abal-abal.

“Pastikan ijin travelnya resmi, apalagi biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Sekarang harga tiket lagi mahal, selain itu biaya Visa dan hotel standar juga tidak murah, ” pungkas Indri. (iis)

Related posts

PLN Teken PJBL PLTA Batoq Kelo di Kaltim, Kolaborasi Wujudkan Penyediaan Energi Bersih di Tanah Air

Fani

Tutup Bulan Juli, Astra Motor Aimas Hadir di UNIMUDA Sorong

Fani

Catat Tanggalnya! Festival Cenderawasih Kembali Digelar

Fani

REI Papua Imbau Masyarakat Jeli Melihat Lokasi Hunian

Fani

Pertamina Siaga Melayani Kebutuhan Energi Saat Libur Paskah

Bams

TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Fani

Leave a Comment