SPBU Baru Direncanakan di Holtekamp Tahun Ini

Jayapura – Penyaluran bahan bakar minyak atau BBM ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Papua hingga saat ini berjalan normal kendati menghadapi berbagai tantangan geografis dan cuaca.

Ketua DPD VIII Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Papua dan Maluku, Ledryk Lekenila atau Ongen mengatakan, distribusi BBM ke wilayah 3T tetap berlangsung lancar melalui berbagai moda transportasi, baik jalur laut, udara, maupun darat.

“Penyaluran BBM di wilayah 3T semuanya berjalan normal. Baik pendistribusian menggunakan kapal, pesawat, maupun melalui jalur darat,” ujar Ongen, di Jayapura, Papua, Senin, 9 Maret 2026.

Namun, untuk distribusi melalui jalur laut, Ongen menyebut, harus menyesuaikan jadwal pengiriman dengan kondisi cuaca.

“Seperti di wilayah selatan Papua yang kerap menghadapi perubahan cuaca ekstrem. Khusus yang menggunakan kapal harus selalu membaca dan mengikuti perkiraan cuaca sebelum melakukan pengiriman,” jelasnya.

Selain memastikan kelancaran distribusi BBM, pelayanan di SPBU juta terus ditingkatkan. Sementara, terkait penambahan stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU, Ongen bilang akan ada penambahan satu unit di wilayah Holtekamp, Kota Jayapura, tahun ini.

“Pembangunan SPBU di wilayah tersebut untuk memperluas akses masyarakat terhadap BBM sejalan dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi dan mobilitas kendaraan,” kata Ongen. (Sari)

Related posts

MDF Ambil Formulir Caketum Golkar Papua

Bams

Pengurus IKLASTEMPUR Terbentuk untuk Ikut Memajukan SMKN 3 Kota Jayapura

Fani

Kurang dari 24 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Penganiayaan

Fani

Telkomsel Hadirkan Program Spesial di GraPARI pada Momen Harpelnas 2025

Fani

BPJS Kesehatan dan Pemerintah Papua Perkuat Kolaborasi

Fani

Persipura Comeback, Curi 3 Poin di Lamongan

Bams

Leave a Comment