Reses di Kampung Engros, Alberth Merauje Serahkan Bantuan Alat Olahraga dan Salurkan Sembako

Jayapura,-Anggota DPR Papua dari fraksi NasDem Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM turun melaksanakan reses tahap pertama tahun 2026 di daerah pemilihannya, yakni (Dapil) 1, yang meliputi Muara Tami, Abepura dan Heram pada Selasa, 17 Maret 2026.

Reses tahap pertama ini di pusatkan di Kampung Engros, Distrik Abepura, Kota Jayapura – Papua dengan melakukan hearing dialog dan berbagi kasih kepada masyarakat di Kampung Engros, yang merupakan tempat ia di lahirkan dan di besarkan.

Momen berharga ini di manfaatkan Alberth Merauje untuk kembali ke kampung halamannya sekaligus berbagi dengan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan hidup dan pelayanannya.

Dalam kegiatan reses tersebut, Alberth Merauje menyalurkan satu paket bantuan olahraga sepak bola kepada generasi muda yang ada di kampung itu. Selain itu, ia juga memberikan bantuan sembako berupa beras kepada warga setempat.

Albert Merauje mengatakan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong semangat kebersamaan dan kemandirian di tingkat kampung.

Bahkan, ia tekankan bahwa dirinya sengaja memulai reses ini dari Kampung Enggros sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual. Ia menyebut keberadaannya sebagai anggota DPR Papua merupakan berkat dan panggilan Tuhan, sehingga ia merasa perlu kembali melayani masyarakat, dimulai dari gereja dan kampung halamannya.

“Saya ada di DPR bukan karena siapa-siapa, tetapi karena Tuhan. Karena itu, saya harus mulai dari kampung saya, dari gereja saya, dari umat yang selalu mendoakan saya,” ujar Alberth Merauje.

Ia juga menegaskan, bahwa segala yang dimilikinya merupakan titipan Tuhan yang harus dibagikan kembali kepada masyarakat. Untuk itu, sebagai anak asli Enggros, majelis jemaat, guru sekolah minggu dan bagian dari komunitas, ia merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan reses.

Pada kesempatan itu, pria asal Engros ini uga memberikan motivasi kepada generasi muda, khususnya anak-anak Kampung Enggros, agar terus mengembangkan potensi di bidang sepak bola.

Namun, ia mengingatkan bahwa Enggros memiliki sejarah panjang dalam dunia sepak bola Papua, bahkan sejak masa sebelum Indonesia merdeka.

Menurutnya, kondisi lapangan yang “timbul tenggelam” akibat pasang surut air tidak pernah menyurutkan semangat anak-anak kampung untuk bermain bola. Hal itu menjadi bukti bahwa bakat dan semangat telah tumbuh sejak lama dari kampung tersebut.

“Saya ingin, ke depan lahir pemain-pemain hebat dari Enggros. Akan ada generasi baru yang bisa bermain di liga nasional, bahkan sampai tingkat Asia dan internasional,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, AlberthbMerauje yang merupakan Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR Papua mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius dalam membenahi fasilitas olahraga, terutama lapangan sepak bola di berbagai wilayah Papua.

Sebab, ia menilai pembinaan usia dini harus dimulai dari kampung agar potensi anak-anak dapat berkembang secara maksimal.

Untuk pemberian seperangkat alat olahraga itu adalah sebagai bentuk motivasi dan penyemangat bagi anak-anak yang akan bertanding.

“Saya memberikan alat olahraga ini untuk membangun semangat anak-anak. Yang terpenting bukan soal menang atau kalah, tetapi spirit, semangat, dan bagaimana membawa nama baik kampung,”tandas Merauje.

Ia menjelaskan, pertandingan yang sedang berlangsung saat ini diikuti oleh 14 kampung di Port Numbay. Karena itu, ia menekankan agar para pemain yang tampil benar-benar berasal dari kampung masing-masing.

“Saya masih melihat ada klub yang menggunakan pemain dari luar kampung. Ke depan, anak-anak yang bermain harus sesuai dengan marganya dan berasal dari kampungnya sendiri, karena mereka membawa nama besar kampung,” tegasnya.

Bahkan, ia berencana akan menginisiasi turnamen PS Enggros Cup sebagai wadah pembinaan dan kompetisi. Selain itu, ia juga berkomitmen mendaftarkan PS Enggros ke Sekolah Sepak Bola (SSB) agar dapat terdaftar secara resmi di PSSI.

Menurut Politisi Partai NasDem itu, pentingnya menjaga identitas kampung dalam setiap kompetisi. Sebab, pemain yang tampil harus berasal dari kampung tersebut agar membawa nama besar marga dan identitas lokal.

Selain fokus pada olahraga, Merauje juga menunjukkan kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan membagikan bantuan beras kepada warga, khususnya ibu rumah tangga.

Pada kesempatan itu, ia juga mensosialisasikan program kartu asuransi “Jiwa Bahagia” yang bekerja sama dengan Asuransi Bumiputera.

Perlu diketahui, program ini memberikan perlindungan asuransi jiwa bagi satu keluarga dengan premi terjangkau.

Adapun rincian paket asuransi tersebut, yakni:
Paket 1: Rp50.000 per tahun per kepala keluarga
Paket 2: Rp100.000 per tahun per kepala keluarga
Paket 3: Rp150.000 per tahun per kepala keluarga
Paket 4: Rp200.000 per tahun per kepala keluarga
Paket 5: Rp250.000 per tahun per kepala keluarga

Setiap paket memberikan manfaat perlindungan bagi satu keluarga (ayah, ibu, dan hingga tiga anak), dengan nilai santunan yang disesuaikan dengan paket yang dipilih.

Sementara itu, program ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Merauje meminta warga menyiapkan kartu keluarga untuk proses pendataan, sementara teknis pelaksanaan akan ditangani pihak Asuransi Bumiputera.

Ia mengungkapkan, jika program tersebut lahir dari pengalamannya selama satu tahun menjadi anggota DPR Papua, di mana ia kerap menerima permintaan bantuan dari masyarakat saat mengalami musibah.

“Dalam kondisi susah, masyarakat sering menghubungi saya. Dari situ saya berpikir harus ada jaminan dasar untuk membantu keluarga,” jelasnya.

Selain itu, Merauje juga menyampaikan sejumlah program lain yang tengah dirancang, seperti koperasi Merah Putih, kampung nelayan Merah Putih, serta pembangunan sekolah rakyat dari tingkat SD hingga SMA, hasil koordinasi dengan pemerintah pusat.

Masih ditempat yang sama, anak Enggros, Steven Semra, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Ia menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, terlebih karena Merauje merupakan putra asli Enggros.

“Kami siap mendukung rencana pembangunan lapangan sepak bola di wilayah kami. Harapan kami, lapangan timbul tenggelam bisa menjadi fasilitas permanen bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Aparat Pemerintahan Kampung Enggros, Rojers Injama, yang mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan dan berharap program-program serupa terus berlanjut.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GKI Abara Kampung Enggros, Pdt. Sostenes Wamea, S.Th.
turut menyampaikan terima kasih atas pelayanan dan perhatian yang diberikan kepada jemaat, baik dalam bentuk bantuan sembako maupun perlengkapan olahraga untuk PS Enggros. (Tiara).

Related posts

Begini Cara #Cari_Aman Pada Blind Spot Sepeda Motor

Fani

Komunitas Honda Stylo Resmi Hadir di Papua

Fani

Simpan Narkotika Jenis Ganja Sebanyak 9,6 Kg, Wanita Paru Baya Diamankan Polisi

Bams

Ingin Jadikan RSUD Ramela Tipe C, Berikut Sejumlah Strategi Dr. Melva

Bams

Tingkatkan SDM Pelaku IKM, Perindagkop dan UKM Kota Jayapura Gelar Pelatihan Briket

Bams

Pasangan ROMAN Siap Lahir Batin Bertarung di Pilkada Kota Jayapura

Bams

Leave a Comment