Rem Aman, Perjalanan Nyaman: Yuk Latih Teknik #Cari_Aman-mu!

Jayapura – Salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan berkendara adalah kemampuan mengendalikan kendaraan saat melakukan pengereman. Banyak kecelakaan di jalan raya terjadi karena kesalahan dalam teknik pengereman, baik karena panik, jalan licin, maupun kurangnya pemahaman pengendara dalam memanfaatkan sistem rem dengan tepat.

Untuk menghindari kondisi ban tidak terkendali saat melakukan pengereman, para pengendara disarankan untuk menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan. Teknik ini membantu menjaga keseimbangan motor dan mencegah ban belakang mengalami locking atau terkunci.

Selain itu, pengendara juga sebaiknya menarik tuas rem menggunakan empat jari. Hal ini penting agar tuas gas tidak tersangkut ketika rem ditarik secara tiba-tiba. Penggunaan sarung tangan berkualitas pun turut membantu menjaga genggaman tetap stabil, terutama saat kondisi jalan licin atau berkeringat.

Teknik pengereman juga perlu disesuaikan dengan situasi jalan. Pastikan melakukan pengereman sebelum memasuki tikungan atau posisi miring, bukan di dalamnya. Sementara itu, kurangi tekanan rem ketika melintas di permukaan jalan berpasir atau basah, karena traksi ban akan berkurang dan risiko tergelincir lebih tinggi.

Elang Samodra, Manager Safety Riding Astra Motor Papua, menekankan bahwa keterampilan pengereman yang baik harus dibangun melalui kebiasaan dan kesadaran akan keselamatan.

“Banyak pengendara fokus pada kecepatan, padahal kemampuan berhenti dengan aman jauh lebih penting. Dengan teknik pengereman yang tepat, pengendara bisa menghindari risiko kehilangan kendali dan menjaga diri tetap aman di jalan. Jangan lupa, keselamatan itu dimulai dari diri sendiri, jadi selalu #Cari_Aman saat berkendara,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).

Melalui edukasi berkendara yang berkelanjutan, Astra Motor Papua terus berkomitmen mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan di jalan, sekaligus membangun budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab di Tanah Papua.

Related posts

BEI Papua Sebut Saham Antam Merosot Disebabkan Sejumlah Faktor

Fani

Spin-off InfraNexia Disetujui, Tegaskan Langkah Penguatan Bisnis Infrastruktur TelkomGroup

Fani

PT. Indo Traktors Papua Dan PT. Tristar Jaya Perkasa Gelar First Cutting Ceremony

Bams

Kampung Menra Terang Benderang, 28 Keluarga Merasakan Akses Listrik 24 Jam

Fani

Lahirkan 432 Badan Usaha, Kemenag Optimistis Kemandirian Pesantren Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Bangsa

Fani

Sinar Pagi Nabire Gelar Showroom Event Menarik

Fani

Leave a Comment