Polisi Bekuk Empat Terduga Pelaku Pembakar Sekolah di Dekai

Jayapura – Upaya teror terhadap fasilitas publik yaitu Sekolah kembali terjadi di Kabupaten Yahukimo. Sebuah ruang kelas di SMA Negeri 2 Dekai dilalap api pada Sabtu, 14 Februari 2026 sore.

Aparat gabungan bergerak cepat mengamankan lokasi dan menelusuri pelaku. Hasil penyisiran di tempat kejadian perkara menemukan botol berisi sisa bahan bakar serta kayu yang hangus, sementara instalasi listrik dipastikan tidak aktif saat kejadian. Fakta-fakta ini menguatkan dugaan pembakaran disengaja.

Tak hanya menyasar sekolah, satu unit ambulans yang merupakan satu-satunya kendaraan medis warga juga hampir dibakar, namun hasil negoisasi sehingga ambulance tersebut gagal di bakar.

Dalam kurin waktu dua hari terakhir, empat orang terduga pelaku diamankan aparat. Dua di antaranya berinisial GW dan EH adalah terkait rangkaian aksi kekerasan sebelumnya.

Termasuk penganiayaan terhadap personel Brimob pada 2022 dan pembakaran ruko pada 14 Februari 2026. Dua terduga lainnya masih menjalani pemeriksaan mendalam oleh penyidik.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa penindakan dilakukan berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi. Ia menepis narasi yang menyebut para terduga sebagai warga sipil biasa.

“Yang diamankan adalah pihak yang teridentifikasi lewat bukti. Korban dari aksi-aksi ini justru masyarakat sipil,” tegasnya, Senin, 16 Februari 2026.

Menurutnya, pengamanan fasilitas publik menjadi prioritas. “Sekolah dibakar, ambulans dirusak dampaknya langsung ke warga. Hak belajar anak-anak hilang, layanan kesehatan terancam,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi alarm serius atas kerentanan fasilitas publik di Yahukimo. Aparat memastikan pemantauan berlapis di Distrik Dekai untuk mencegah eskalasi, sementara masyarakat berharap proses hukum transparan dan situasi segera pulih agar belajar-mengajar serta layanan kesehatan kembali normal.

Related posts

Pemerintah Dorong OAP Papau Selatan Ikut Sekolah Kedinasan

Bams

Pengamatan Hilal di Papua Terkendala Awan dan Penghalang Alam

Fani

Laka Maut Akibat Miras Renggut Dua Nyawa di Muara Tami

Fani

Kerinduan Wabup Fauzun Bertemu Lansia Terwujud, Dengarkan Curhatan Dan Beri Bingkisan Kasih

Bams

Dominasi Barang Modal Buat Tarif Efektif Bea Masuk Tetap Rendah

Fani

Menteri PPPA dan PWI Jajaki Kerjasama, Inilah Isu-isu Penting yang Dibahas

Bams

Leave a Comment