Progress Layanan KTP meningkat, Termasuk Pengurusan KTP Papsel 

MERAUKE-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Merauke terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi terkait pentingnya kepemilikan KTP bagi masyarakat terlebih akan berlaku seumur hidup.

Seiring dengan hadirnya provinsi baru Papua Selatan tentu peralihan domisili pada KTP menjadi satu keharusan sehingga berubah menjadi KTP Papua Selatan.

Oleh sebab itu masyarakat dihimbau untuk mengubah KTP masing-masing dan pihak dinas hingga saat ini semakin banyak melayani pengurusan KTP Papua Selatan karena warga terus berdatangan.

Proses yang mudah dan cepat menjadi poin penting yang perlu diketahui masyarakat agar tidak menunda-nunda pengurusan. Yang tidak kalah penting lagi, semua dilayani secara gratis sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Merauke, Yustina Regina Kamisopa, S.Sos kepada Pasific Pos di ruang kerjanya, Senin (5/5) menjelaskan bahwa pihaknya berupaya keras mensukseskan pelayanan KTP hingga ke polosok distrik. Salah satu cara dengan menjemput bola dan ternyata upaya ini cukup berhasil. Masyarakat tertarik untuk mengurus dan menerima edukasi yang diberikan.

“Setelah Provinsi Papua Selatan resmi berdiri maka penduduk yang ada di wilayah Papua Selatan secara otomatis di sistem kependudukan sudah menjadi Papua Selatan. Kewajiban warga sekarang adalah datang melapor dan melakukan cetak ulang. Bagi warga di wilayah yang jauh, kita jemput bola dengan mendatangi langsung untuk melakukan perekaman dan pencetakan KTP,”terangnya.

Ia juga menyampaikan bahwa upaya mendekatkan dan memudahkan pelayanan terus ditempuh dengan meluncurkan aplikasi khusus secara online. Namun yang menjadi kendala adalah jaringan sehingga dalam waktu dekat hal ini akan dibahas oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bersama bupati dan pihak distrik.

Pihaknya berharap upaya ini akan menjadi cikal bakal UPT dan saat ini sudah terpasang di 11 distrik. Besar harapan inovasi ini bisa menjangkau hingga 22 distrik sehingga semua bisa terpasang. Pada dasarnya pelayanan KTP yang telah dilakukan sudah menunjukkan progress yang cukup baik termasuk dari segi jumlah. Khususnya untuk wajib KTP pemula dimana perekaman mulai gencar dilakukan sehingga ketika yang bersangkutan telah berusia 17 tahun maka dapat segera dicetak.

Pihaknya juga tengah menggencarkan layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang merupakan KTP elektronik dalam bentuk aplikasi digital pada smartphone dan dapat menyimpan dokumen kependudukan resmi (KTP, KK, data keluarga).

IKD bertujuan mempermudah akses layanan publik, meningkatkan keamanan data dengan PIN/biometrik dan mengurangi cetak blangko fisik.

Manfaat IKD antara lain akses mudah dan cepat, KTP dan Kartu Keluarga digital selalu tersedia di handphone, keamanan data karena terlindungi PIN dan face recognition untuk mencegah penyalahgunaan.

Fitur terintegrasi yang dapat menampilkan data kependudukan, dokumen lain (kartu vaksin, NPWP) serta pindaian QR untuk verifikasi identitas. Dari segi efisiensi mengurangi biaya cetak blangko fisik bagi pemerintah.(iis)

Related posts

Keluarga Besar Paslon DJ Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Mama Hilda Iroti

Bams

Bertemu Prajurit Di Papua Selatan, Ini Pesan Pangdam Rudi Puruwito

Bams

Kapolres Merauke Sebut Tanam Raya Simbol Kerja Keras

Bams

Peserta Karnaval Meningkat, Bupati Dan Gubernur Beri Apresiasi

Bams

Dandim 1708/BN Raih Penghargaan Dansatgas TMMD Terbaik Kedua Se Indonesia

Fani

Closing Statemen, Paslon Nomor 01 Dominggus – Jumriati Kompak dan Kuasai Panggung

Bams

Leave a Comment