Pasific Pos.com
Nasional

PLN Ikut Aktif Lestarikan Gajah Sumatra, Sediakan Kendaraan Patroli Hewan

PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Keramasan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatra Selatan dirikan fasilitas penunjang berupa Barak Mahout sebagai pusat latihan gajah (PLG) yang berlokasi di Padang Sugihan, Sumatra Selatan.

Palembang – PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Indonesia Power (PLN IP) turut aktif dalam pelestarian Gajah Sumatra dengan menyediakan motor dan speed boat patroli untuk Pusat Latihan Gajah (PLG) Sumatra Padang Sugihan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (29/2/2024).

Kegiatan ini dilakukan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli sebagai dukungan perseroan dalam melestarikan hewan yang terancam punah.

Kepala BKSDA Provinsi Sumatera Selatan Ujang Wisnu Barata menyatakan, bantuan sarana maupun prasarana PLN turut membantu pelestarian gajah di Pusat Latihan Gajah Sumatra di Padang Sugihan. Kawasan dengan luas 400 hektar ini kelak akan dibangun pusat konservasi gajah dengan daerah intensif sekitar 80 hektar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN IP yang telah memberikan dukungannya secara konsisten sejak tahun 2021 untuk kelestarian Gajah Sumatra di Padang Sugihan ini,” kata Ujang.

Ujang mengatakan, bantuan fasilitas akan memberikan dorongan semangat dan meningkatkan produktivitas dalam melakukan pemantauan di kawasan konservasi tersebut.

“Saat ini kami menerima dukungan sarana dan prasarana patroli darat dan air berupa kendaraan bermotor dan juga speed boat, semoga dapat dipergunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta menambah semangat dan produktivitas dalam melakukan pemantauan di Kawasan konservasi ini,” ujar Ujang.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, dukungan pelestarian gajah ini menunjukkan komitmen PLN tidak hanya berperan sebagai pemasok energi, tetapi juga menjalankan bisnis yang berwawasan lingkungan secara berkelanjutan.

“Langkah PLN mendukung pelestarian gajah ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) terkait keanekaragaman hayati. Melalui TJSL, PLN telah menyiapkan beragam program perlindungan, pelestarian, dan pemulihan yang difokuskan untuk menjaga keseimbangan ekosistem,” ujar Darmawan.

Darmawan berharap kerja sama pelestarian fauna ini juga nantinya dapat mengembangkan ekowisata di Kabupaten Banyuasin. Sehingga, dengan berkembangnya ekowisata dapat meningkatkan nilai ekonomi dan taraf hidup masyarakat sekitar Pusat Latihan Gajah Padang Sugihan.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan, selama tiga tahun terakhir PLN Indonesia Power melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Keramasan konsisten mendukung pelestarian Gajah Sumatra.

Hal ini setelah ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN IP UBP Keramasan dengan BKSDA Provinsi Sumatera Selatan pada 2021 yang mendukung pengelolaan lingkungan.

Sejak 2021, PLN telah menyalurkan dua buah motor boat bahan fiber untuk patroli gajah, menyediakan barak pawang dan fasilitas pemeliharaan gajah, serta menyediakan peralatan dan perlengkapan medis khusus bagi perawat atau pawang gajah.

Kerja sama antara BKSDA Sumsel dan PLN Indonesia Power UBP Keramasan pada tahun 2024 merupakan bagian dari program lima tahun yang telah direncanakan.

“PLN IP terus menjaga komitmen dalam pelestarian lingkungan, kali ini Gajah Sumatra yang ada di kawasan BKSDA Sumatera Selatan. Semoga berbagai upaya yang kita lakukan bersama ini dapat terus meningkatkan populasi Gajah Sumatra,” ujarnya.

Mewakili Dewan Pertimbangan Proper, Djismun Kasrie mengapresiasi dukungan PLN terhadap konservasi gajah Sumatra. Ia mendorong kegiatan tersebut terus dipertahankan dan diteruskan.

“Konservasi gajah ini merupakan hal yang sangat penting dalam pelestarian gajah di kawasan ini. Ini merupakan langkah yang baik,” pungkasnya.

Leave a Comment