Penerimaan PAD Papua Masih 11, 05 Persen

Jayapura – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengumumkan capaian realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Februari 2025 mencapai 11,05 persen atau sekitar Rp56,9 miliar dari total target tahun 2025 sebesar Rp515,4 miliar lebih.

Plt Kabid Pajak Bapenda Papua, Ardy Bengu, menjelaskan bahwa realisasi PAD tersebut terdiri dari empat komponen utama, yaitu pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang sah, dan lain-lain PAD yang sah.

“Realisasi PAD Rp56,9 miliar berasal dari penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, dan komponennya,” ujarnya di Jayapura, Kamis (10/4/2025).

Ardy mengatakan bahwa untuk mencapai target yang telah ditetapkan, salah satu langkah penting adalah peningkatan kepatuhan dan kesadaran wajib pajak, khususnya pada sektor pajak kendaraan bermotor.

Ia memaparkan, berdasarkan data Samsat, masih banyak wajib pajak yang menunggak. “Perlu ada upaya mendorong wajib pajak agar patuh dan sadar dalam membayar pajak,” katanya.

Selain dari sektor perpajakan, Bapenda Papua juga mendorong optimalisasi pemanfaatan aset daerah. Beberapa aset yang sebelumnya dikuasai pihak ketiga telah berhasil diambil alih kembali dan dioperasikan untuk mendukung PAD.

Salah satunya adalah Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Hamadi yang kini menyumbang pendapatan dari retribusi daerah. Langkah lain yang dilakukan Bapenda adalah dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama dalam hal kemudahan pembayaran pajak.

Ardy menambahkan, untuk mencapai target PAD, diperlukan dukungan dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), bukan hanya Bapenda semata. “Dengan kolaborasi dan dukungan dari OPD, kami optimis PAD Papua bisa terus meningkat,” tutupnya.

kampungbet

Related posts

Bersama Satgas Yonif 753/AVT Meriahkan Hari Kemerdekaan

Fani

Pj Gubernur Papua Ancam Tak Teken SK Anggota DPRK

Bams

Bertemu Menag, Imam Masjid Nabawi Bawa Pesan dari Raja Salman

Fani

Protes FPKPMA Tabi-Saireri: Hasil Pansel DPRP Tidak Sesuai Mekanisme

Bams

Tren Kekerasan di Papua Meningkat, Komnas HAM Minta Pemerintah Segera Bangun Dialog Kemanusiaan

Fani

DPR Papua Umumkan 5 Fraksi dan Tim Kerja Penyusun Tatib

Bams

Leave a Comment