Pemprov Papua Siap Bangun Kerja Sama Bidang Kesehatan dengan Papua Nugini

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Papua Nugini (PNG) di bidang kesehatan menyusul tingginya minat negara tetangga tersebut terhadap fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia di Kota Jayapura.
Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Suzana Wanggai, mengatakan Papua memiliki potensi besar untuk menjadi pusat rujukan layanan kesehatan bagi masyarakat PNG, khususnya yang berada di wilayah perbatasan seperti Vanimo dan Provinsi West Sepik.
Menurut Suzana, ketertarikan tersebut terlihat dari kunjungan yang dilakukan delegasi Departemen Kesehatan Papua Nugini ke sejumlah rumah sakit di Jayapura guna meninjau fasilitas dan kualitas pelayanan yang tersedia.
“Hasil kunjungan dan penilaian yang dilakukan cukup positif. Ini menjadi peluang bagi Papua untuk memperkuat kerja sama kesehatan lintas batas ke depan,” katanya kepada wartawan di Jayapura, kemarin.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua akan terus meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit agar mampu memenuhi standar pelayanan kesehatan yang dibutuhkan, termasuk bagi pasien yang berasal dari luar negeri.
Selain memberikan manfaat di bidang kesehatan, kerja sama tersebut diyakini akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Papua. Kehadiran pasien dan keluarga dari Papua Nugini diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sektor transportasi, perhotelan, kuliner hingga usaha mikro, kecil dan menengah.
“Kami melihat kerja sama ini bukan hanya soal pelayanan kesehatan, tetapi juga peluang ekonomi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Papua,” ujarnya.
Sebelumnyya, Konsul RI di Vanimo Alexander Tangkuman mengatakan delegasi Papua New Guinea National Department of Health (NDOH) dan West Sepik Provincial Health Authority (WSPHA) telah melakukan kunjungan kerja ke Jayapura pada 25-26 Mei 2026.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RSUP Jayapura, RSUD Dok II Jayapura, RS Jiwa Jayapura, RS Bhayangkara, RS Provita dan RS Dian Harapan. Delegasi juga mengunjungi perusahaan penyedia alat kesehatan dan pemasok obat-obatan di Jayapura.
Menurut Alexander, penjajakan kerja sama tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui kesepakatan resmi antara kedua pihak.
“Jika kerja sama ini terwujud, bukan hanya pelayanan kesehatan yang meningkat, tetapi juga dapat membuka peluang ekspor peralatan medis dan meningkatkan aktivitas ekonomi melalui PLBN Skouw,” katanya.

Related posts

Perekonomian Papua Terkontraksi Minus 1,53 Persen

Fani

Insiden Tembakan di Yahukimo, Tidak Ada Korban Jiwa

Fani

Gubernur Fatoni Lantik 92 Pejabat Baru Pemprov Papua

Bams

Ratusan Anak Sekolah di Sarmi Terima Buku UU Perlindungan Anak

Jems

Pangdam XVII/Cenderawasih Olahraga Bersama Membangun Sinergitas Sampaikan Pesan Papua Damai

Fani

Kapolresta Imbau Masyarakat Waspada Informasi Hoax yang Beredar di Media Sosial

Fani

Leave a Comment