Pangdam Cenderawasih Tegaskan Peran Strategis Komandan Yonif 751, Minta Prajurit Fokus Jalankan Tugas

SENTANI – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menegaskan pentingnya kepemimpinan Komandan Batalyon dalam menentukan keberhasilan sebuah satuan, khususnya Yonif 751/Vira Jaya Sakti yang memiliki tugas dan tanggung jawab strategis di wilayah Papua.

 

Hal tersebut disampaikan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang dalam acara serah terima jabatan dan tradisi korps Komandan Batalyon Infanteri 751/Vira Jaya Sakti, yang berlangsung di Aula Yonif 751/Vira Jaya Sakti, Sentani, Rabu (12/8/2026).

 

Dalam serah terima tersebut, Letkol Inf Erwan Harliantoro, S.H., M.Han. menyerahkan jabatan Komandan Yonif 751/Vira Jaya Sakti kepada Letkol Inf Elson Dwi Septianta, S.Hub.Int., M.Han.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Kodam XVII/Cenderawasih, perwakilan Korem 172/PWY, Bupati Jayapura, Ketua DPRD Kabupaten Jayapura atau yang mewakili, Kapolres Jayapura, unsur Lanud dan Lanal, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih beserta pengurus, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pimpinan perbankan, mitra usaha, maskapai penerbangan serta sejumlah tamu undangan.

 

Dalam sambutannya, Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan satuan sekaligus pembinaan karier perwira.

 

“Prosesi serah terima dalam lingkup TNI Angkatan Darat ini merupakan suatu proses yang berjalan natural sebagai bentuk pembinaan satuan dan pembinaan karier perwira untuk memberikan pengalaman berjenjang,” kata Febriel.

 

Menurutnya, Yonif 751/Vira Jaya Sakti merupakan satuan yang berada langsung di bawah Kodam XVII/Cenderawasih dengan tugas, fungsi dan tanggung jawab yang tidak ringan, terlebih dihadapkan dengan dinamika situasi wilayah Papua.

 

Karena itu, kepada Letkol Inf Elson Dwi Septianta, S.Hub.Int., M.Han. sebagai pejabat Komandan Yonif 751/Vira Jaya Sakti yang baru, Pangdam meminta agar segera menyesuaikan diri dengan situasi, kondisi, tugas dan tanggung jawab yang akan diemban.

 

“Dengan modal pengalaman sebelumnya, saya yakin dan percaya itu menjadi bekal yang baik untuk mau melakukan yang terbaik,” ujarnya.

 

Komandan Batalyon Penentu Arah Satuan

 

Pangdam menilai jabatan Komandan Batalyon merupakan salah satu jabatan yang sangat diidam-idamkan oleh para perwira, khususnya perwira Infanteri. Namun, tidak semua perwira dalam satu angkatan mendapatkan kesempatan untuk memimpin sebuah batalyon.

 

Menurutnya, seorang Komandan Batalyon memiliki ruang besar untuk berinovasi dan membangun satuan secara langsung karena berhadapan dengan prajurit setiap hari.

 

“Merah, hitam, putihnya satuan ini sangat-sangat ditentukan bagaimana Komandan Batalyon bisa berinovasi dan berkreasi,” tegasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Letkol Inf Erwan Harliantoro, S.H., M.Han. beserta Ibu Rizki Nur Litasari, S.ST.,MKes., atas dedikasi selama memimpin Yonif 751/Vira Jaya Sakti.

 

Berbagai penugasan yang diberikan kepada satuan, kata Pangdam, telah dilaksanakan dengan baik dan berhasil.

 

“Memang keberhasilan itu tidak ditentukan sendiri, disupport oleh prajurit-prajurit yang hebat yang ada di belakang,” katanya.

 

Namun, ia menegaskan kualitas kepemimpinan tetap menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan sebuah satuan.

 

“Seribu singa dipimpin kambing, nanti singanya mengembek. Tapi seribu kambing dipimpin singa, kambingnya jadi mengaum,” ujarnya.

 

Perumpamaan tersebut digunakan Pangdam untuk menggambarkan besarnya peran seorang pemimpin dalam menentukan arah dan keberhasilan satuan.

 

“Keberadaan Komandan Batalyon itu sangat-sangat menentukan bagaimana batalyon itu bisa melaksanakan tugas dengan baik,” tegasnya.

 

Minta Perwira Fokus, Jangan Terburu Mengejar Jabatan

 

Di hadapan para perwira, Pangdam berpesan agar setiap prajurit fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab yang sedang dipercayakan.

 

Ia mengingatkan agar seorang perwira tidak terlalu cepat memikirkan jabatan atau posisi berikutnya ketika baru saja mendapatkan amanah.

 

“Dimanapun tugas, tanggung jawab dan jabatan yang diberikan, fokuslah dengan tugas dan jabatan yang sedang kamu emban. Sehingga itu akan mengantar kamu ke jabatan atau jenjang berikutnya,” pesannya.

 

Menurutnya, terlalu cepat memikirkan jabatan berikutnya justru dapat mengganggu konsentrasi dan menghambat perjalanan karier.

 

“Kalau kamu bekerja, baru masuk ataupun baru memulai, sudah berpikir untuk sesuatu posisi, tempat dan jabatan yang lain, kamu tidak akan fokus. Justru malah itu bisa menghambat perjalanan karirmu ke depan,” tegasnya.

 

Yonif 751 Bagian dari Warga Kabupaten Jayapura

 

Pangdam juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jayapura, DPRD, Kapolres Jayapura, Lanud, Lanal dan satuan-satuan tetangga yang selama ini memberikan dukungan kepada Yonif 751/Vira Jaya Sakti.

 

Ia berharap sinergi tersebut terus diperkuat.

 

Menurutnya, prajurit Yonif 751 yang tinggal di asrama tetap merupakan bagian dari masyarakat Kabupaten Jayapura.

 

“Kita ini khususnya Batalyon 751, warganya Bupati. Cuma bedanya kita tinggalnya di asrama. Tapi warganya warga Bupati,” katanya.

 

Karena itu, ia berharap hubungan antara TNI, pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat terus dibangun dalam semangat kebersamaan.

 

Prajurit Diminta Dukung Komandan Baru

 

Kepada seluruh prajurit Yonif 751/Vira Jaya Sakti, Febriel meminta agar tetap memberikan dukungan penuh kepada Letkol Inf Elson Dwi Septianta sebagai Komandan Batalyon yang baru.

 

“Saya hormat, saya bangga sama kalian. Teruslah memberikan yang terbaik sebagaimana kamu telah memberikan yang terbaik selama pimpinan Komandan Batalyon yang lama,” ujarnya.

 

Ia meminta seluruh prajurit membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pejabat baru karena tugas-tugas ke depan telah menanti dan membutuhkan kesiapsiagaan.

 

Sementara kepada Letkol Inf Erwan Harliantoro, Pangdam mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya selama memimpin Yonif 751/Vira Jaya Sakti serta selamat atas penugasan barunya sebagai Waspet dan Satbukmin Kopassus.

 

Pangdam meyakini pengalaman Erwan selama memimpin Yonif 751 akan menjadi modal penting dalam menjalankan tugas di tempat yang baru.

 

“Apa yang kamu sudah rintis itu akan semakin baik ke depan,” katanya.

 

Pangdam juga mengingatkan bahwa perjalanan karier seorang perwira merupakan proses panjang. Ia mencontohkan perjalanan kariernya sendiri yang membutuhkan waktu sekitar 16 tahun sejak pernah melaksanakan serah terima jabatan Komandan Batalyon pada 2010 hingga kini kembali menyerahterimakan jabatan kepada generasi berikutnya.

 

“Apa yang kamu lihat ini semuanya masalah waktu saja. Nanti pada masanya kamu akan ada kesempatan untuk berdiri di sini. Jadi bukan lagi kamu yang serah terima, kamu yang menyerahterimakan,” ujarnya.

 

Karena itu, ia kembali menegaskan kepada seluruh perwira agar tidak sibuk mengejar jabatan, tetapi fokus memberikan pengabdian terbaik pada setiap amanah yang diberikan.

 

“Fokuslah dengan apa yang sudah kau kerjakan. Saya yakin dan percaya apa yang kau impikan bisa tercapai,” pungkas Pangdam.

Related posts

Persatuan Gereja Gereja di Papua, Jangan Ada “Kotak Kosong” di Pilkada 2024

Bams

10.879 Prajurit TNI Siap Backup Polda Papua Selama Pengamanan Pemilu

Fani

Telkomsel Salurkan Bantuan Tas Sekolah Hasil Penukaran 1 Juta Poin dan uCoin by.U

Fani

PSBS Biak Usung Misi Serius Lawan Persita

Bams

Rapimprov Kadin Papua Jadi Ajang Peneguhan Peran Dunia Usaha dalam Akselerasi Ekonomi Daerah

Jems

Perum Bulog Kanwil Papua Serap 18,56 Persen Beras Merauke

Fani

Leave a Comment