Pasific Pos.com
Headline

Pemprov Papua Bawa Tanah, Air dan Pohon Matoa ke IKN

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua diwaliki Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Papua, Y. Derek Hagemur menghadiri penyatuan tanah dan air dalam Kendi Nusantara, dalam membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

“Gubernur Papua yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Papua Bapak Y. Derek Hagemur, membawa tanah dari 29 kabupaten/kota di tanah Papua,” kata Juru Bicara Gubernur Papua Lukas Enembe, M. Rifai Darus, Senin (14/3).

Rifai mengatakan, tanah dari Papua yang dibawa ke IKN itu sebagai simbol bahwa Papua mendukung pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur.

Sementara air yang dibawa pakai Jiwag, wadah mengambil air bagi masyarakat Papua. Jiwag itu terbuat tumbuhan labu melalui proses pembakaran untuk mengeluarkan isi dari labu sehingga keras. “Air merupakan simbol pemberi kehidupan bagi setiap makhluk hidup,” katanya.

Rifai mengatakan pemerintah Papua juga akan menanam Pohon Matoa di IKN Nusantara. Matoa merupakan spesies tanaman khas yang banyak tumbuh di Papua. “Diharapkan bisa tumbuh di IKN dengan karakter yang sama dengan di Papua,” ujarnya.

Sementara itu, dikutip dari Jakarta, InfoPublik, kehadiran gubernur dalam prosesi penyatuan tanah dan air dalam Kendi Nusantara, merupakan wujud dari persatuan yang kuat dalam membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

“Bentuk dari kebhinekaan kita dan persatuan yang kuat diantara kita dalam rangka membangun IKN Nusantara,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika memberikan sambutan dalam prosesi penyatuan tanah dan air di titik nol lokasi IKN Nusantara, Kaltim pada Senin (14/3/2022).

Menurut Presiden, simbolisasi dari penyatuan tanah dan air yang diserahkan secara langsung itu dapat dimaknai, sebagai partisipasi aktif para gubernur dalam membangun IKN Nusantara, yang sangat dibutuhkan sinergitasnya.

Partisipasi aktif para gubernur yang mengikuti prosesi itu, tambah Presiden, juga sebagai bentuk kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan. Dari mulai pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang aktif dalam pembangunan infrastruktur tersebut.

“Tanah dan air yang dibawa oleh 34 gubernur telah kita satukan di tempat yang akan menjadi lokasi IKN Nusantara,” ujar Presiden.

Dengan begitu, pembangunan ibu kota baru di Kaltim dapat segera terwujud sesuai dengan waktu yang direncanakan. Mengingat, cita-cita membangun kota baru baru tersebut, memerlukan dukungan yang optimal dari seluruh elemen masyarakat di Indonesia. “Itu akan sangat membantu agar apa yang kita cita-citakan bisa segera terwujud yakni pembangunan IKN Nusantara,” tutur dia.

Adanya dukungan itu, Presiden optimis, pembangunan IKN Nusantara dapat mudah dilaksanakan dan berjalan lancar sesuai rencana. “Semoga berkat doa kita dan upaya itu semua memberikan kemudahan dan kelancaran kita dalam membangun IKN Nusantara,” kata Presiden.

Diketahui, Presiden Jokowi telah selesai melakukan prosesi penyatuan material tanah dan air dari seluruh pelosok Indonesia untuk IKN Nusantara.

Dari pantauan InfoPublik, material tanah dan air yang dibawa tersebut, dibawa secara langsung oleh 34 kepala daerah tingkat provinsi atau gubernur. Giliran pertama kepala daerah yang menyerahkan tanah dan air berasal dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan diikuti oleh Gubernur Kaltim Isran Noor.

Kemudian, secara bergiliran para gubernur menyerahkan secara simbolis kepada Presiden Jokowi selaku pemimpin prosesi penyatuan tanah dan air.

Presiden Jokowi lalu mencampurkan tanah dan air yang diserahkan oleh para gubernur ke dalam satu bejana yang cukup besar berwarna krem. Bejana itu diberi nama dengan Kendi Nusantara.

Ada cara unik para gubernur membawa material tanah dan air ke hadapan Presiden Jokowi. Ada yang membawa tanah dengan menggunakan kendi, kaleng emas, tas anyaman, hingga piring. Sedangkan, menyerahkan air ada yang menggunakan bambu, kendi, botol kaca, hingga vas. Semua alat-alat itu memiliki ciri khas sesuai daerah atau provinsi masing-masing.

Artikel Terkait

Pemprov Papua Bangun ASN Profesional Menuju Birokrasi Kelas Dunia

Bams

Launching Papua Jadi Provinsi Olahraga

Bams

Kabar Gubernur Papua dideportasi oleh Singapura Hoax

Bams

Penyebaran Berita Hoax Catut Akun Kepala Biro Umum Papua

Bams

Musprov KONI Papua Digelar 19-20 Mei 2022

Bams

Masyarakat Sarmi Minta Caretaker Orang Asli

Bams

Proyek Presiden Jokowi Rp 850 M di Nabire Berpotensi Mangkrak

Bams

Musrembang 2022, Lukas Enembe: Ini Momen Penting dan Strategis

Bams

Berita Hoax Gubernur Papua Banyak Beredar di Medsos

Bams