Pemkab Sarmi Resmi Luncurkan Area CFD, Hadirkan Hiburan dan Dorong UMKM

SARMI,- Pemerintah Kabupaten Sarmi resmi melaunching kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di ruas jalan dua jalur wilayah Kelurahan Mararena, Distrik Sarmi, pada Sabtu, 11 April 2026.

Peluncuran CFD tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan jalan santai dalam rangka menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Sarmi.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/239/BUP/IV/2026 yang ditandatangani Bupati Sarmi, Dominggus Catue, S. KM. M. Kes, pada 9 April 2026, dan dibacakan oleh Inspektur Kabupaten Sarmi B.R. Wafumilena, S.Sos.M.Si.,CGCAE yang juga menjabat sebagai Sekretaris Panitia HUT ke-24.

Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa pelaksanaan Car Free Day bertujuan menyediakan ruang publik yang nyaman, sehat, dan bebas dari kendaraan bermotor. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian kualitas udara serta mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Kegiatan CFD sebagai ajang sarana rekreasi, hiburan, kegiatan olahraga, pentas musik, kesenian, kuliner, fotografi dan kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah serta diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat,”ujar Wafumilena saat membacakan surat edaran usai kegiatan jalan santai yang dipusatkan di Pasar Sentral Mararena, Sarmi, Sabtu, 11 April 2026.

Kedepannya, kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu, mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIT di ruas jalan dua jalur Mararena.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pelaksanaan CFD wajib dilakukan pengawasan atau penjagaan serta dilengkapi fasilitas perlengkapan jalan atau rambu-rambu lalu lintas oleh Petugas Kepolisian dan Dinas Perhubungan agar kegiatan dimaksud dapat berjalan dengan aman, nyaman tertib dan lancar.

Dalam aturan tersebut, sejumlah aktivitas juga dilarang selama pelaksanaan CFD, di antaranya dilarang melakukan kegiatan politik, melakukan orasi atau ajakan yang bersifat menghasut dan sara, melakukan kegiatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma adat istiadat dan norma hukum, melakukan kegiatan yang mengganggu ketentraman dan ketertiban umum.

Sementara itu, Bupati Sarmi, Dominggus Catue, S. KM. M. Kes, menjelaskan bahwa pelaksanaan CFD dipilih setiap hari Sabtu agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah.

“Rencana CFD diberlakukan setiap hari Sabtu karena hari Jumat masih ada aktivitas sekolah. Oleh sebab itu, di area yang telah kami tentukan, kegiatan ini akan berlangsung rutin setiap Sabtu,” ujarnya kepada media.

Bahkan lanjutnya, pemerintah juga menyiapkan ruang khusus bagi pelaku UMKM, khususnya mama-mama Orang Asli Papua (OAP), untuk berjualan selama kegiatan berlangsung.

“Area dari ujung jalan masuk pasar hingga depan gereja Katolik Santo antonius kami siapkan. Di sisi kiri dan kanan jalan diberikan ruang bagi masyarakat untuk berjualan, sehingga ada peluang ekonomi bagi UMKM,” jelasnya.

Menurutnya, kehadiran CFD tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga membuka ruang interaksi ekonomi di tengah masyarakat. “Harapan kami, ada perputaran ekonomi. Masyarakat yang berolahraga bisa sekaligus berbelanja, sehingga UMKM juga ikut merasakan manfaatnya,”harapnya.

Terkait pemilihan lokasi, Bupati Dominggus menegaskan bahwa ruas jalan dua jalur dipilih karena memiliki jalur alternatif bagi kendaraan, sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami sudah siapkan jalur alternatif di belakang lewat Bank Papua sampai keluar jalan masuk pasar, sehingga kendaraan tetap bisa melintas. CFD hanya berlangsung beberapa jam saja, namun diharapkan memberi dampak besar, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi,”jelasnya.

Dengan peluncuran program ini, Pemerintah Kabupaten Sarmi berharap Car Free Day dapat menjadi ruang interaksi positif bagi masyarakat sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan peningkatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.(Tiara).

Related posts

Dandim 1706/Nduga Turut Launching Nduga Pandai Berhitung

Fani

Bawaslu Keerom Minta Paslon Mengedepankan Kampanye Damai dan Hindari Isu SARA

Bams

Tidak Pernah Lelah Berbagi, Kapolres Merauke Ajak Jajaran Sambangi Warga Kampung Serapu

Bams

Tim Gabungan Pantau Hilal di Pantai Lampu Satu, Hasil Jadi Bahan Sidang Isbat

Fani

Dilema Pemberlakuan Efesiensi, PUPR Papsel Berupaya Optimalkan Program Kerja

Bams

Dua Anggota KKB Puncak Jaya Ditangkap, Barang Bukti Amunisi Diamankan

Fani

Leave a Comment