Pasific Pos.com
Headline Pendidikan & Kesehatan

Opung Marpaung Penerima Vaksin Covid Tertua di Papua

Opung Marpaung (72 tahun) penerima vaksin tertua hari ini divaksin di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Jayapura – Pemberian vaksin Covid terus berjalan. Vaksin inipun diberikan kepada semua tingkatan usia. “Usia lansia saat ini juga divaksin. Yang paling tua adalah Opung Marpaung yang berusia 72 tahun, dan sebelumnya bapak bupati Sarmi, Edward Fonatab yang berusia 70 tahun,” ujar dokter Aron Rumainum di Ilaga kabupaten Puncak, Jumat (5/3/2021) melalui pesan suara.

Dijelaskannya pula, kondisi fisik ompung Marpaung sangat bagus. “Opung ini masih kuat. Masih mampu angkat 50 kg , dan secara kebetulan Opung ketua kerukunan masyarakat Batak (KMB) disini,” ujar dr. Aron selaku Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Papua.

Pemerintah Kabupaten Puncak menggelar vaksinasi Covid-19 disaksikan langsung oleh Bupati Puncak Willem Wandik,SE., M.Si, di aula Negelar Ilaga, Kabupaten Puncak.

Terlihat beberapa anggota dan perwira di Polres Puncak, yaitu Kapolsek Ilaga, perwira TNI, Perwira Penghubung, yang ikut diperiksa begitu juga para Asisten Setda Kabupaten Puncak, maupun pimpinan OPD, serta ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak.

Bupati Puncak Willem Wandik sendiri berkeinginan untuk ikut divaksinasi covid-19, namun karena antibodinya terhadap virus covid-19 sudah cukup tinggi dengan pernah terkena covid-19, maka vaksinasi tak dilakukan.

“Vaksin kali ini ditujukan kepada para petugas publik, karena mereka ini akan berhubungan dengan masyarakat, selain itu akan melaksanakan tugas keluar daerah, sehingga berhubungan dengan daerah yang rawan akan covid oleh sebab itu, harus mengikuti vaksinasi sinovac, bisa kebal terhadap virus ini,” jelas bupati.

Ia mengharapkan, semua pejabat segera divaksin sehingga memiliki antibodi terhadap virus covid-19. “Sesuai jadwal, setelah ASN dan TNI-POLRI, nantinya vaksin akan diberikan kepada masyarakat, pada bulan Juni mendatang sehingga dirinya berharap agar masyarakat jangan takut, jangan mendengar atau membaca berita-berita hoax, karena belum ada negara yang mampu menghentikan virus covid 19, dalam waktu dekat ini, sehingga vaksin merupakan salah satu solusi mengatasi perkembangan virus covid-19,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr. Aaron rumainum menyampaikan, penghargaannya kepada Pemerintah Kabupaten Puncak lebih khusus Dinas kesehatan, karena mampu menggelar pelatihan vaksinator kepada para petugas medis dan paramedisnya, dengan menggunakan APBD sendiri tanpa menunggu dana dari pusat.

“Ini membuktikan bahwa pemerintah benar-benar ingin menjaga daerahnya, agar bebas dari virus covid-19. Kabupaten Puncak merupakan satu-satunya Kabupaten yang gunakan uangnya sendiri, untuk menggelar pelatihan vaksinator bagi tenaga kesehatannya, ” tandasnya.

“Untuk itu, saya lebih menganjurkan kepada warga Puncak, untuk divaksin, demi menjaga status kita yaitu zona hijau, pasti aman tidak ada resiko,” ujarnya.