Pasific Pos.com
Headline Lintas Daerah

Kodim 1702/Jayawijaya Bersama Masyarakat Perbaiki Jembatan Sahayu Yalimo

: Personil Kodim 1702/Jayawijaya dibantu masyarakat setempat melakukan perbaikan jembatan Sahayu Yalimo.

Wamena – Personel TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya bersama para pemuda distrik Abenaho berhasil memperbaiki jembatan Sahayu KM 97 yang dirusak OTK beberaoa waktu lalu di Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, Senin (1/10/2021).

Jembatan Sahayu merupakan akses satu-satunya yang menghubungkan wilayah Jayawijaya dan Yalimo, sebelumnya dirusak oleh OTK (Orang Tak Dikenal). Pengerusakan tersebut diduga terkait konflik pilkada yang sampai saat ini masih berlangsung dimana warga kabupaten Yalimo menginginkan agar tidak dilakukan PSU, tetapi hanya melakukan pelantikan kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih melalui Pemilihan Umum dan PSU yang dilakukan tahun lalu.

Mendengar adanya pengerusakan tersebut, Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang segera memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Setelah memastikan pengerusakan tersebut, pihaknya langsung memimpin sebanyak 27 personel Kodim 1702/Jayawijaya untuk melakukan perbaikan.

“Kita berupaya secepat mungkin memperbaiki jembatan ini, sebab jembatan ini merupakan penghubung satu-satunya wilayah Jayawijaya dan Yalimo. Kita berharap dengan selesainya perbaikan jembatan ini maka pendistribusian sembilan bahan pokok (sembako) dan BBM dari Kabupaten Jayawijaya tidak terhenti sehingga begitu roda perekonomian tetap berjalan di Kab. Yalimo,” ujar Dandim.

Dandim menjelaskan, saat ini jembatan sudah dapat dilewati kendaraan roda empat maupun roda enam dan pada esok hari akan dilaksanakan penyempurnaan perbaikan jembatan seperti pemasangan rel dan landasan ban yang belum terpasang.

Sementara itu Ketua Pemuda Distrik Abenaho, Yurius Wandik mengucapkan terima kasih atas kesigapan TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya yang segera mengambil tindakan cepat memperbaiki jembatan ini.

“Kami juga berharap agar jembatan ini tidak dirusak lagi, sebab jembatan ini menjadi jalur transportasi darat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kab. Yalimo”, ujarnya.