Joko Guritno Sebut Musda I HNSI Papsel Merupakan Sejarah
MERAUKE– Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno mengemukakan bahwa Musyawarah Daerah I Dewan Pengurus Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Papua Selatan merupakan sejarah bagi HNSI Papua Selatan agar dapat melaksanakan rencana ke depan dan bisa berjalan bersama masyarakat di provinsi ini.
HNSI Papua Selatan diharapkan dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan bagi seluruh nelayan yang ada di Papua Selatan. Guritno berpesan kepada peserta Musda agar memanfaatkan kesempatan baik ini untuk memberikan masukan dan pemikiran kepada pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten maupun pusat sehingga menjadi bahan pengambilan keputusan dan kebijakan dalam membangun nelayan di Papua Selatan.
HNSI Papua Selatan diharapkan memberikan masukan- masukan terkait regulasi kepada pemerintah provinsi, kabupaten maupun pemerintah pusat agar dapat melaksanakan bidang perikanan di daerah ini dengan baik. HNSI hendaknya meningkatkan persatuan dan kesatuan dari seluruh nelayan di daerah ini terutama pembinaan terhadap nelayan orang asli Papua.
Guritno juga menyoroti peraturan tentang perikanan yang masih banyak diatur oleh pemerintah pusat sehingga fasilitas penangkapan ikan di Papua Selatan dibangun oleh pemerintah pusat pula. “Pemerintah provinsi dan kabupaten hanya mendapatkan pajak-pajak dari perikanan yang seharusnya digunakan untuk membangun fasilitas nelayan di daerah ini.
Mudah-mudahan ke depan, dana untuk membangun fasilitas nelayan dan perikanan bisa dilaksanakan dengan baik sesuai pendapatan yang diterima,”ujar Guritno saat membuka Musyawarah Daerah I HNSI Provinsi Papua Selatan di Hotel Megaria, Senin (15/6).
Ditambahkan, pemerintah pusat juga bertanggung jawab untuk membangun dan memfasilitasi kebutuhan nelayan di provinsi ini.
Oleh sebab itu, Musda ini sangat penting bagi kelangsungan nelayan di Papua Selatan di masa yang akan datang. Diharapkan pula Musda ini dapat merumuskan peningkatan produksi ikan sehingga provinsi ini dapat memenuhi kebutuhan ikan bagi masyarakat.(Iis)
