Empat Kabupaten Ikut PESPARANI Perdana Papua Selatan 

 

MERAUKE -Empat kabupaten se-Provinsi Papua Selatan turut serta pada Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (PESPARANI) I Provinsi Papua Selatan yang dibuka oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, Minggu (5/10) di Gereja St.Yoseph Bambu Pemali. Adapun tema yang diusung yaitu “Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan (Mzm 150:6)”.

Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze yang juga Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan PESPARANI Katolik Daerah (LP3KD) Papua Selatan menyambut hangat seluruh kontingen dari empat kabupaten. Menurutnya, PESPARANI tidak hanya menjadi lomba seni suara tetapi juga sarana pembinaan iman dan kasih dalam gereja.

“Melalui momentum ini kita diingatkan untuk mempererat persaudaraan, memperkokoh iman dan menghadirkan kasih di tengah masyarakat Papua Selatan.Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Merauke, saya mengucapkan selamat datang pada momentum bersejarah bagi umat Katolik Papua Selatan,” ucapnya.

Gubernur Apolo meminta seluruh peserta menjaga sportivitas, semangat pelayanan dan menjadikan PESPARANI sebagai ruang pembinaan iman generasi muda Katolik di Papua Selatan. Ia juga menghimbau agar umat Katolik menjadikan momentum ini sebagai sarana pujian yang lahir dari hati. “Puji-pujian mempunyai kuasa yang besar. Tuhan bertahta di atas puji-pujian umat-Nya.

Kalau kita menyanyi dengan hati, sama dengan kita berdoa dua kali. Ini pesta, bukan perlombaan. Mari kita rayakan dalam suasana kekeluargaan dan kegembiraan,”ungkap Apolo. Sementara itu Agustinus Joko Guritno selaku ketua panitia menyampaikan, PESPARANI diikuti 420 peserta dari Kabupaten, Merauke, Asmat, Mappi dan Boven Digoel.

Terdapat 14 kategori lomba, antara lain Cerdas Cermat Rohani Anak dan Remaja, Bertutur Kitab Suci, Menyanyikan Mazmur Anak dan Dewasa, Paduan Suara Gregorian, Paduan Suara Etnik dan Paduan Suara Dewasa Campuran.

“PESPARANI menjadi sarana memperkuat iman Katolik melalui seni suara dan liturgi serta menumbuhkan semangat persaudaraan antar umat di seluruh kabupaten,” ujar Joko Guritno.(iis)

Related posts

Desa Berdaya PLN UIP MPA Gelar Dialog dan Praktik Pembibitan Mangrove hingga Tanam Telur Mamoa

Fani

Ricuh di Yalimo, Pidar Papua Barat Harap Masyarakat Tidak Terprovokasi

Fani

PLN UP3 Merauke Komit Hadirkan Lingkungan Kerja Yang Aman

Bams

Satgas Ops Damai Cartenz Kawal Serah Terima Tersangka Anis Telenggen ke Kejari Nabire

Fani

Resmi Daftar di KPU, Kenius Kogoya – Ar-Rozy Dinyatakan Berkas Lengkap 

Bams

PLN UP3 Sorong Berbagi Kebahagian Bersama Anak Yatim dan Dhuafa

Fani

Leave a Comment