Kabupaten Jayapura Sabet Gelar Juara Umum Kejurda Atletik Papua 2026

Jayapura,- Kabupaten Jayapura berhasil keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Piala Gubernur Papua Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak Kamis hingga Sabtu pekan lalu.

Kejurda Atletik yang secara resmi ditutup oleh Gubernur Papua sekaligus Ketua Umum KONI Papua, Matius D. Fakhiri, di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Sabtu (20/6/2026) malam, dihadiri para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, pengurus cabang olahraga, pelatih, serta ratusan atlet dari berbagai daerah.

Pada ajang yang diikuti lebih dari 200 atlet junior dan senior dari tujuh kabupaten/kota se-Papua tersebut, Kabupaten Jayapura tampil dominan dengan meraih total 29 medali, terdiri atas 15 medali emas, 3 medali perak, dan 11 medali perunggu.

Posisi runner-up ditempati Kabupaten Keerom dengan perolehan 14 medali emas, 7 perak, dan 11 perunggu. Sementara Kota Jayapura yang bertindak sebagai tuan rumah harus puas berada di peringkat ketiga setelah mengoleksi 12 emas, 13 perak, dan 7 perunggu.

Kabupaten Kepulauan Yapen yang selama ini dikenal sebagai gudang atlet sprinter menempati posisi keempat dengan raihan 9 medali emas, 14 perak, dan 11 perunggu. Selanjutnya Kabupaten Biak berada di peringkat kelima dengan 4 emas, 6 perak, dan 5 perunggu.

Peringkat keenam ditempati Kabupaten Waropen dengan koleksi 2 medali emas, 8 perak, dan 1 perunggu. Sedangkan Kabupaten Sarmi berada di posisi ketujuh dengan raihan 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Sementara itu, Kabupaten Mamberamo Raya dan Kabupaten Supiori tidak mengirimkan atletnya pada Kejurda Atletik tahun ini.

Usai pertandingan final, panitia menyerahkan piala tetap, piala bergilir, serta piagam penghargaan kepada para juara pada upacara penutupan yang berlangsung meriah di Stadion Mandala.

Gubernur Papua yang juga Ketua Umum KONI Papua, Matius D. Fakhiri, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Kejurda Atletik Papua 2026.

Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi.

“Ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah yang lebih besar. Saya berharap para atlet yang telah menunjukkan potensinya dapat terus dibina untuk dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional, sehingga mampu mengharumkan nama Papua dan Indonesia di masa-masa yang akan datang,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejurda Atletik Papua 2026, Natirmalus Renyaan, mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian perlombaan dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.

Menurutnya, berbagai nomor yang dipertandingkan, mulai dari lari jarak pendek, jarak menengah, jarak jauh hingga nomor lapangan seperti lompat dan lempar, seluruhnya berjalan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Bagi atlet yang belum berhasil meraih juara umum 1, 2, dan 3, jadikan ajang ini sebagai evaluasi dan pengalaman berharga untuk berlatih lebih keras lagi. Kekalahan hari ini adalah kemenangan yang tertunda,” kata Renyaan.

 

Related posts

Bahlil: Musda Golkar Papua Barat sebagai Momentum Konsolidasi dan Kebangkitan Partai

Bams

Kemenag Papua Pererat Kerja Sama Strategis dengan Media Massa

Fani

Pengusaha Logistik di Papua Ungkap Penyebab Penurunan Arus Pendistribusian Barang

Fani

1.500 Rumah Tangga di Muara Tami Akan Terlayani Air Bersih

Fani

Rakor PBJ Dorong Percepatan Pembentukan UKPB Se Tanah Papua

Bams

Paulus Waterpauw Kantongi Rekomendasi Partai Golkar

Bams

Leave a Comment