Pasific Pos.com
Sosial & Politik

Dewan Minta Pemerintah Tidak Izinkan Perjalanan Dinas Luar

Perjalanan Dinas Luar
Jack Komboy

Jayapura,- Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang begitu cepat hingga menimbulkan kepanikan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang ada di Papua.

Untuk mewaspadai hal itu, Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Kamasan Jack Komboy meminta, Pemerintah Provinsi Papua dan kabupaten/kota untuk sementara waktu tidak mengeluarkan perjalanan dinas ke luar Papua. Terlebih khusus ke daerah-daerah yang sudah ditemukannya virus corona.

“Pemerintah baik itu provinsi, kabupaten maupun kota harus tegas tidak mengeluarkan perjalan dinas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kalau tidak ada hal mendesak tidak pelru berangkat,” kata Jack Komboy kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (16/3/20).

Dijelaskan, maksud dari itu bahwa tidak menutup kemungkinan ASN yang berangkat perjalan dinas ke luar Papua bisa terinveksi virus tersebut.

“Resikonya ketika selesai kegiatan di luar terus pulang ke Papua. Syukur-syukur kalau tidak positif terinveksi,” tandasnya. corona Perjalanan Dinas Luar

Apalagi kata Jack Komboy, apabila ada warga Papua yang baru datang dari Jakarta, maka dia harus sadar diri untuk langsung melakukan isolasi sendiri. Sehingga dapat diketahui apakah dia terjangkit virus corona atau tidak. corona Perjalanan Dinas Luar

“Jadi saya harap warga Papua yang baru datang dari Jakarta harus isolasikan diri di rumah selama 14 hari. Sehingga perkembangannya bisa dipantau dan dapat mencegah penyebaran virus tersebut di Tanah Papua,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19, Lima Kabupaten Masuk Zona Merah

Fani

Kapolda Papua Imbau Masyarakat Untuk Tidak Mudik

Fani

Walau Hasilnya Negatif, Keluarga Pasien Covid Pertama di Papua Masih Dijauhi

Fani

Satgas Covid Papua Minta Bupati Mappi Umumkan Hasil PCR 21

Fani

Anggaran Covid-19 Papua Sudah Siap

Bams

Sumule : Kasus Covid-19 Di Papua Semakin Naik, Mencatat 45 Positif

Fani

Papua Tetapkan Tanggap Darurat Covid-19 28 Hari

Bams

Angka Pasien Covid-19 Meningkat, Papua Tingkatkan Status Jadi Tanggap Darurat

Bams

Manajemen Bank Papua Bantah Lima Pegawai Positif Covid-19

Zulkifli