Bupati Dan Wabup Tegaskan Soal Penanggulangan HIV Dan AIDS Di Kabupaten Merauke

MERAUKE,- Terkait dengan angka prevalensi HIV dan AIDS di Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan maka Pemda Merauke terus melakukan upaya untuk menekan peningkatan tersebut. Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengungkapkan, kasus HIV dan AIDS ibarat gunung es yang tidak diketahui jumlahnya secara pasti.

Namun upaya untuk menekan angka prevalensi HIV dan AIDS terus dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali KPAD dimana wakil bupati bertindak sebagai ketua harian. Bupati berharap koordinasi dengan stake holder yang ada terus ditingkatkan sehingga program kegiatan yang diusung dapat dilaksanakan dengan baik.

Misalnya edukasi dan sosialisasi ke sekolah-sekolah maupun di lingkungan gereja, masjid, pesantren dan lain sebagainya. “Dengan demikian informasi terkait penanggulangan HIV dan AIDS dapat sampai kepada kita semua. Dengan adanya informasi tersebut maka prilaku yang menyimpang untuk kalangan tertentu dapat dikendalikan. Jangan sampai angka prevalensi justru terus meningkat dari waktu ke waktu. Jadi harus ditekan semaksimal mungkin bahkan kalau bisa zero, “terang bupati kepada wartawan di Makodim 1707/Merauke, Rabu (23/7).

Ia menegaskan, dirinya akan menginstruksikan kepada seluruh pimpinan OPD untuk mewajibkan staf maupun pejabat struktural dan fungsional untuk melakukan pemeriksaan.

Himbauan juga akan digencarkan karena menurutnya kerelaan dari masing-masing individu yang akan memberikan keyakinan terhadap diri masing-masing juga lingkungan. Hal senada diungkapkan Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah bahwa langkah-langkah tersebut sebagai bagian dari upaya preventif yang dilakukan oleh Pemda Merauke.

Pasalnya peningkatan terus terjadi dari waktu ke waktu dan merambah berbagai kalangan, bahkan beberapa di antaranya merupakan ASN. “Oleh sebab itu kami dari pihak Pemda berupaya keras untuk melakukan pencegahan dan ini harus dilakukan terus menerus. Edaran yang diberikan merupakan salah satu upaya yang kita lakukan untuk menekan angka penyebaran HIV dan AIDS di Kabupaten Merauke,” pungkas wabup. (iis)

Related posts

Mulai 15 Mei 2025, Pendaftaran Seleksi Administrasi PPG Daljab Mapel Umum Dibuka melalui EMIS GTK

Fani

Bank Indonesia Bantu Penuhi Kebutuhan Darah di Papua

Fani

Dinkes : TBC Penyebab Utama Kematian Pasien HIV di Papua

Fani

Astra Motor Papua Dorong Pengembangan TEFA Teknik Sepeda Motor Honda di SMKN 3 Jayapura

Fani

Astra Motor Papua Kembali Menggelar Kegiatan Sarasehan dengan SMK Mitra Binaan

Fani

Acer Paparkan Visi Pendidikan Dan Digitalisasi Berbasis AI Di Asia Pacific Edu Summit 2025

Bams

Leave a Comment