Aparat Gabungan Berhasil Kendalikan Konflik di Jayawijaya

Jayapura – Kepolisian Daerah Papua bergerak cepat menangani konflik antar kelompok masyarakat yang pecah di wilayah hukum Polres Jayawijaya.

Kapolda Papua memimpin langsung rapat mitigasi komprehensif di Mapolda Papua guna menghentikan pertikaian dan mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyatakan bahwa rapat tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Kapolres Jayawijaya, serta Kapolres Lanny Jaya.

Cahyo menegaskan bahwa Pemkab Jayawijaya memegang peranan krusial sebagai leading sector dalam penanganan konflik sosial ini.

Aparat keamanan dan pemerintah daerah menyusun langkah strategis untuk menghentikan kontak fisik secara permanen.

Prioritas saat ini adalah menghentikan konflik, mencegah jatuhnya korban tambahan, dan memulihkan situasi kamtibmas.

“Kami mengimbau kepada kedua kelompok yang berkonflik untuk segera menghentikan pertikaian. Mari duduk bersama mencari solusi terbaik. Konflik ini sangat merugikan, baik dari sisi ekonomi maupun keamanan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian mulai terkendali setelah aparat melakukan tindakan tegas terukur untuk memisahkan massa.

Polda Papua telah menurunkan satuan Brimob untuk mem-back up Polres Jayawijaya dengan dukungan personil dari Polres Lanny Jaya.

Petugas berhasil berada di tengah-tengah kelompok yang bertikai dan memukul mundur massa guna memecah konsentrasi kerumunan.

Atas perintah Kapolda Papua, sebanyak 3 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob telah disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.

Berdasarkan keterangan kepolisian, konflik ini merupakan eskalasi dari permasalahan lama yang belum tuntas. Meski sempat dilakukan mediasi di Polres Jayawijaya terkait perkara kecelakaan lalu lintas, namun pertikaian kembali pecah pasca-pertemuan tersebut.

Kabid Humas menjelaskan bahwa pendataan masih terus dilakukan dengan sangat hati-hati. Sementara Korban Jiwa Terkonfirmasi adanya korban jiwa, namun jumlah pasti masih dalam proses verifikasi.

Beberapa personel kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka saat berupaya melerai massa.

“Kami harus melakukan pendataan secara akurat sambil tetap memastikan keselamatan personel di titik konflik,” ucap Kabid Humas.

“Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan melalui rilis resmi dan dokumentasi video segera setelah situasi sepenuhnya kondusif,” tutup Cahyo.

Related posts

Polresta Jayapura Kota Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang 1 Mei

Fani

PLN Peduli Dorong Pemberdayaan Pemuda Desa Tawa Melalui Pelatihan dan Sertifikasi Security

Fani

Dua Penumpang KM Sinabung Diamankan Polisi di Pelabuhan Jayapura

Fani

Marak Hoaks Loker Petugas Haji, Cek Infonya di Web dan Medsos Kemenag

Fani

Komarudin Watubun Dorong Evaluasi Total Strategi Pengamanan di Papua ‎

Bams

Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Baik, Bupati dan Wabup Sidak ke Puskesmas Sarmi

Bams

Leave a Comment