Buka Konferda, Komarudin Tegaskan Pentingnya Konsolidasi

MERAUKE,- Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun saat membuka Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Provinsi Papua Selatan dan Papua Pegunungan serta Konferensi Cabang (Konfercab) V PDI Perjuangan Kabupaten Merauke dan Konfercab IV PDI Perjuangan Boven Digoel di Swiss-Belhotel, Senin (1/12).

Komarudin menegaskan tentang pentingnya konsolidasi. Sebab, Konsolidasi harus terus dilakukan karena tugas parpol di antaranya mendidik rakyat agar mengerti politik, demokrasi, konsolidasi dan kepemimpinan.

“Ingat, kita ini parpol bukan gerombolan politik. Keduanya sangat berbeda karena parpol menyatu dengan rakyat dan mempersiapkan kader secara terus-menerus, apalagi PDI Perjuangan. Partai ini didirikan untuk berjuang demi Indonesia merdeka, oleh karena itu tanggung jawab kita adalah tanggung jawab sejarah, “tegasnya.

Ia menambahkan, kader PDI Perjuangan dididik untuk berjuang demi kepentingan bangsa dan negara. Warna yang diusung juga sangat jelas, yaitu warna merah yang berarti berani. Dengan demikian, dalam kondisi apapun tidak boleh takut, tetap harus berdiri tegak. Apalagi setelah lahirnya Provinsi Papua Selatan dimana Ketua DPR Papua Selatan pertama dijabat oleh kader PDI.

Oleh karena itu ia mengingatkan agar tidak semata-mata fokus pada kemenangan tetapi komit mengawal proses pembangunan 5 tahun ke depan.

Hal senada juga ia sampaikan kepada wartawan usai membuka konferensi bahwa yang namanya parpol tidak ada hari untuk istirahat, namun senantiasa hadir bersama rakyat dalam susah maupun senang. “Konsolidasi adalah sesuatu yang wajib dalam tubuh partai, tidak saat Pemilu saja baru itu dilakukan. Jadi setiap saat perlu dilakukan, ” pungkasnya. (Iis)

Related posts

Penerimaan Pajak di Papua Tumbuh 16,02 Persen, PPn Non Migas Kontribusi Tertinggi

Fani

Ketum PWI Pusat Ingatkan Wartawan untuk Kritis dan Berwawasan Kebangsaan

Bams

Kemenperin Targetkan 11 Kawasan Industri RPJMN-PSN Beroperasi di 2024

Bams

Transaksi Kopi Papua Pada World of Caffee Copenhagen Capai Rp 1, 45 Milliar

Bams

Karyawan Freeport Indonesia Bersihkan Sampah di Jalur Pendakian Carstensz

Bams

Mudik Gratis Ruas Jayapura – Kasonaweja Telah Dibuka pada 17 Maret

Fani

Leave a Comment