Aparat dan Massa Sempat Bersitegang, Demo Jayapura Berakhir Kondusif

Jayapura – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Kota Jayapura sempat memanas akibat meningkatnya suhu antara massa dan aparat keamanan.

Massa yang awalnya berkumpul untuk menyampaikan aspirasi berupaya melakukan longmarch, namun hal tersebut tidak diizinkan oleh pihak Kepolisian demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mencegah potensi gangguan yang lebih luas, Senin, 27 April 2026.

Dalam pengamanan aksi tersebut, aparat gabungan diturunkan sebanyak 1.200 personel gabungan yang terdiri dari Polda Papua, Satuan Brimob Polda Papua, serta perbantuan dari Polres Jayapura, Polres Keerom, dan unsur TNI.

Kehadiran personel gabungan ini difokuskan untuk melakukan pengamanan secara humanis, sekaligus mengantisipasi potensi eskalasi di lapangan.

Melalui pendekatan dialogis dan pengamanan yang terukur, situasi yang sempat memanas berhasil diredakan, sehingga aksi unjuk rasa dapat berjalan lebih tertib dan terkendali tanpa adanya insiden yang lebih besar.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai.

“Kami tidak melarang masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum, namun harus tetap sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami juga memberikan ruang dialog dan bahkan telah berkoordinasi dengan pihak DPR agar aspirasi para pendemo dapat diterima dan ditindaklanjuti dengan baik,” ujar Kapolresta.

Dia juga menambahkan bahwa langkah tidak mengizinkan longmarch merupakan bagian dari upaya pencegahan guna menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Dengan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan setiap penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, damai, serta tetap menghormati kepentingan umum.

Related posts

Dewan Adat Papua Akui Paulus Waterpauw Sosok Yang Sangat Luar Biasa

Bams

Meriahkan HUT RI ke – 79, DPR Papua Gelar Jalan Santai, Diikuti Ribuan Warga Kota Jayapura

Bams

Memasuki Tahap Penyidikan 13 orang Prajurit TNI Jadi Tersangka

Fani

Gubernur Papua Perintahkan Pengawasan Ketat BBM di SPBU

Bams

BI Bebaskan Biaya Transaksi QRIS Konfigurasi Tertentu

Fani

Honda Cinema Days: Nobar Seru Bareng Komunitas dan Konsumen

Fani

Leave a Comment