Pasific Pos.com
Ekonomi & Bisnis Sosial & Politik

Alberthy Buiney Duduk di Kursi Panas Wakili Suara Masyarakat Nelayan

Alberthy-Buiney,A.Md
Alberthy Buiney,A.Md

WAROPEN- Masyarakat yang menempati kawasan pesisir pasti akan sering mendengar tagline bahwa nenek moyang kita adalah pelaut. Terlebih 80% wilayah Distrik di Kabupaten Waropen adalah wilayah pesisir pantai. Tentu saja penghasilan utama dari masyarakat asli di Waropen adalah seorang nelayan.

Namun faktanya, di Waropen harga ikan masih terbilang cukup tinggi. Bahkan kita sadari sejumlah pedagang ikan masih harus mendatangkan ikan dari Biak, ataupun Serui. Masalahnya bukan pada alat tangkap yang terbatas, tetapi juga armada, lokasi pencarian, kebutuhan bahan bakar minyak, cuaca, dan kondisi teknis lainnya.

Hal itu berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat Nelayan di Kabupaten Waropen. Dari data Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Waropen ada sekitar 3000 warga nelayan di Negeri Seribu Bakau ini. Masalahnya, kebutuhan dasar dari masyarakat nelayan ternyata masih belum dapat terakomodir dengan baik.

Berangkat dari Masalah ini, Alberthy Buiney,A.Md yang baru saja dilantik sebagai Anggota DPRD Pergantian Antar Waktu Periode 2019-2024 bertekad selama duduk di kursi panas sebagai wakil rakyat, dirinya akan membawa suara para nelayan pada khususnya.

Alberthy Buiney, terpilih sebagai pengganti Lamek Maniagasi yang mengundurkan diri sebagai Anggota DPRD Waropen, dan kini menjabat sebagai Wakil Bupati Waropen, dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

“Sangat bersyukur dan berterimakasih, hari ini bisa terlaksana pelantikannya, kami telah melalui pergumulan yang Panjang, tapi berkat ini indah. Kedua saya berterimakasih kepada Bapak Lamek Maniagasi yang mana adalah Ketua DPC Partai Hanura, yang mengundurkan diri dan mempercayakan kursinya kepada saya untuk melanjutkan dalam mengemban aspirasi rakyat yang kita wakili lewat bendera partai Hati Nurani Rakyat,” ujar Alberthy.

Pria tiga anak ini datang dari Daerah Pemilihan I Distrik Urei Faisei dan Waropen Bawah. Pernah bekerja sebagai honorer di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Waropen, pada Bidang Perikanan Tangkap. Berawal dari pekerjaan inilah dirinya melihat ada keresahan masyarakat Nelayan, dan dirinya terpanggil untuk membantu lebih banyak lagi.

“Daerah pemilihan saya ada di Dapil I Distrik Waren dan Urei Faisei. Aspirasi yang kami bawa secara umum dari masyarakat ekonomi lemah dan secara khusus bagi profesi dibidang nelayan. Kebetulan saya basic ilmunya adalah sebagai seorang nelayan. Saya duduk di kursi DPRD untuk mewakili aspirasi masyarakat nelayan,” ungkap Alberthy, yang akrab disapa Albert itu.

Selama bekerja di Dinas Kelautan dan Perikanan, dia menyadari, diperlukan orang yang cakap yang mengerti kebutuhan masyarakat nelayan yang duduk di kursi panas DPRD Waropen. Agar, setiap pekerjaan yang disampaikan oleh masyarakat lewat dinas terkait, nantinya bisa diakomodir dan dianggarkan, dengan bantuan orang yang memang paham akan kebutuhan dasar nelayan ini.

“Karena selama delapan tahun bekerja di Dinas Perikanan, banyak program prioritas yang didorong ke DPRD Waropen saat pembahasan, kadang kala tidak terakomodir dengan baik. Saya merasa kita dari Teknis Perikanan harus ada wakilnya di DPRD Waropen sehingga nanti bisa menjawab kebutuhan masyarakat penggiat ekonomi dibidang nelayan.

Nantinya program dibidang tersebut akan coba kami amankan,” imbuhnya.

Misalnya salah satunya adalah program Kartu Nelayan, dan Asuransi Nelayan. Sebelumnya, kata Alberthy saat bekerja di Dinas Perikanan sebagai pelaksana teknis yang menangani Kartu Nelayan, dan telah didistribusikan sekitar 1500 kartu nelayan.

“Tapi dari (fungsi, red) kartu (nelayan, red) ini ada beberapa fungsinya yang belum berjalan dengan baik,” kata Albert bergeming.

Dijelaskan, dari sekian fungsi kartu nelayanan seperti Membantu biaya Pendidikan anak dari keluarga nelayan, mendapatkan BBM Bersubsidi, kata Albert fungsi ini belum berjalan dengan baik. Adapun program lainnya seperti menghidupkan Kembali Pelabuhan Pendaratan Ikan di Sarafambai. Dengan memperjelas statusnya saat ini terlebih dahulu.

Menurutnya, program-program tersebut harus bisa diakomodir oleh pihak Legislatif DPRD Waropen, dan kemudian akan dieksekusi oleh pihak Pemerintah Daerah lewat Dinas Perikanan. Dengan adanya wakil rakyat yang mengerti kebutuhan dari para nelayan tentu saja, program yang berkaitan langsung dengan hak dasar dan kebutuhan nelayanan akan sangat diperhatikan.

“Jika ada orang perikanan di Legislatif, kita punya sedikit power untuk membantu masyarakat-masyarakat nelayan yang ada di pesisir Waropen,” tandas Alberthy, seraya langsung menuju ke keluarganya untuk melanjutkan sesi foto bersama usai dilantik dan diangkat sumpah dan janji jabatannya di Ruang Sidang DPRD, Senin (4/5) kemarin. (il/af).

Artikel Terkait

Pemberian Parcel Dan THR, Yusup: Bentuk Penghargaan Bagi Karyawan

Afrans

Gelar Acara Syukuran, Bupati Pertama Waropen Drs Ones J Ramandei Minta Bubarkan Tim Pemenangan

Afrans

Peletakan Tiga Batu Pembangunan Kantor Klasis GKI Waropen

Afrans

Bupati Yermias Bisai Resmikan Puskesmas 2 Tingkat

Afrans

PAW, Dua Anggota DPRD Waropen Dilantik

Afrans

Pimpin Apel, Hak dan Kewajiban Pegawai Jadi Perhatian

Afrans

KUA dan PPAS Waropen Ditetapkan

Afrans

Ada 50 Kampung Pemekaran di Kabupaten Waropen, Bupati: Bagian Kampung Pemekaran Harus Jelas

Afrans

Dekatkan Pelayanan, Disdukcapil Siapkan Amunisi Turun Ke 10 Distrik

Afrans