Aktivitas Angkutan Laut di Papua Lesu

BPS: Embarkasi dan Debarkasi Sama-sama Menurun

Jayapura – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat aktivitas angkutan laut penumpang sepanjang Januari hingga November 2025 tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kumulatif, jumlah penumpang embarkasi (berangkat) mencapai 228.864 orang, atau turun 6,55 persen dibandingkan Januari – November 2024 yang sebanyak 244.910 orang.

Penurunan terdalam jumlah penumpang berangkat tercatat di Pelabuhan Biak dengan kontraksi sebesar 17,39 persen.

Sementara itu, Pelabuhan Sarmi mencatatkan kinerja paling positif dengan peningkatan jumlah penumpang berangkat tertinggi, yakni sebesar 39,58 persen.

Sejalan dengan embarkasi, arus debarkasi penumpang angkutan laut juga mengalami penurunan. Selama Januari hingga November 2025, jumlah penumpang yang tiba tercatat sebanyak 240.336 orang, menurun 4,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 251.522 orang.

Penurunan terdalam jumlah penumpang debarkasi kembali terjadi di Pelabuhan Biak, yakni sebesar 9,11 persen.

“Sebaliknya, Pelabuhan Waren mencatatkan peningkatan tertinggi jumlah penumpang tiba dengan pertumbuhan sebesar 5,85 persen,” jelas Adriana Helena selaku Kepala BPS Provinsi Papua, Senin (5/1/2026).

Adriana bilang, penurunan arus penumpang ini mencerminkan dinamika aktivitas transportasi laut yang masih menghadapi berbagai tantangan.

“Kendati beberapa pelabuhan menunjukkan pertumbuhan positif dan berpotensi menjadi penopang pergerakan ekonomi wilayah ke depan,” pungkasnya.

Related posts

Edarkan Ganja di Jayapura, Warga Papua Nugini Diringkus Polisi

Fani

Astra Motor Papua Bantu UMKM Lokal Tumbuh Lebih Tangguh dan Berkelanjutan

Fani

Dana Pensiun Telkom Raih ESG Award 2024

Fani

CIMB Niaga Syariah Hadirkan Tiga Produk Unggulan untuk Nasabah Korporasi

Fani

Pedagang Pasar Sanggeng Audiensi dengan DPR Manokwari

Fani

Penegakan Hukum KKB Yahukimo Berlanjut, Polisi Kejar Pelaku Lain

Fani

Leave a Comment