Festival Kopi Berakhir Dengan Harapan Peningkatan Ekonomi Kerakyatan
Jayapura – Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Papua demikian thema Festival Kopi Tahun 2026. Festival Kopi yang ditutup minggu lalu ini diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua (KPw BI Provinsi Papua). Clossing ceremony yang ditutup langsung oleh Kepala Bank Indonesia Papua, Warsono.
Warsono dalam sambutan menyampaikan bahwa selama tiga hari penyelenggaraan Festival Kopi Papua, telah menjadi ruang perjumpaan dan kolaborasi bagi seluruh ekosistem kopi Papua, mulai dari petani, pelaku UMKM, roaster, barista, komunitas, lembaga keuangan, pemerintah, hingga masyarakat sebagai konsumen.
Ia memaparkan bahwa rangkaian kegiatan Feskop tahun ini dirancang secara end-to-end untuk memperkuat rantai nilai kopi Papua, diawali dengan Papua Origin Village yang menghadirkan pengalaman langsung perjalanan kopi dari hulu ke hilir, Barista Bootcamp sebagai wadah peningkatan kapasitas dan keterampilan talenta kopi lokal, Barista Championship yang mengasah daya saing para barista muda Papua, berbagai sesi talkshow dan edukasi yang membuka wawasan pelaku usaha terhadap tren dan peluang pasar, hingga pameran serta penjualan produk kopi dan UMKM unggulan Papua yang mempertemukan langsung petani dan pelaku usaha dengan konsumen maupun pembeli potensial.
Dalam kesempatan inj, Warsono juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua, Kementerian Pariwisata, pemerintah kabupaten/kota, kementerian dan lembaga, perbankan dan lembaga keuangan, mitra strategis, komunitas kopi, petani, pelaku UMKM, para barista, seluruh tenant, media, serta seluruh masyarakat yang telah hadir dan mendukung para pelaku usaha.
Ia menegaskan keberlanjutan ekosistem kopi Papua ditentukan pula oleh masyarakat yang terus memilih, menikmati, dan membanggakan produk-produk Tanah Papua.

Sementara itu mewakili Pemerintah Provinsi Papua, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Suzana D. Wanggai, S.Pd., M.Soc.Sc menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya Feskop 2026 yang dinilai berjalan sukses dan bermakna bagi masyarakat Papua.
Ia menegaskan Feskop merupakan program strategis daerah untuk mendorong pengembangan UMKM kopi sebagai komoditas unggulan Papua, sekaligus mengakselerasi sektor pariwisata dan ekonomi keuangan digital di Tanah Papua. Ia turut menyoroti bahwa status Feskop sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 menjadi kebanggaan sekaligus momentum strategis bagi Papua di kalender event pariwisata nasional.
Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi yang terjalin selama festival dan berkomitmen terus bersinergi dengan BankIndonesia menjagakeberlanjutan

Secara keseluruhan, penyelenggaraan Festival Kopi Papua 2026 mencatatkan capaian yang membanggakan, antara lain: (i) omset transaksi UMKM sebesar Rp1.126.558.000; (ii) nominal transaksi QRIS sebesar Rp706.734.000; (iii) jumlah pengunjung mencapai 14.000 orang; (iv) nominal business macthing sebesar Rp2.455.000.000; (v) keikutsertaan 60 UMKM di sektor kopi, F&B, dan craft/fashion; (vi) 3 kali promosi internasional melalui World of Coffee San Diego, Amsterdam Coffee Festival, dan World of Coffee Bangkok; serta (vii) Coffee Experience Papua Origin Village yang menghadirkan perjalanan kopi dari hulu ke hilir bagi pengunjung.
