Abisai Rollo Gas, Bursa Ketum PSS Papua Memanas
JAYAPURA,- Atmosfer sepak bola Papua mendadak memanas! Kamis pagi (30/4/2026), Tim Pemenangan Abisai Rollo secara resmi mengembalikan berkas pendaftaran calon Ketua Umum PSSI Papua, menandai langkah serius sang figur dalam perebutan kursi tertinggi sepak bola Bumi Cenderawasih.
Berkas tersebut diantar langsung oleh Sulaiman Ur dan Riko Walubun, dan diterima oleh Komite Pemilihan yang diketuai Ferdinand Risamasu, bersama Wakil Ketua Saharuddin Ita , serta anggota Rodhi Rusdianto Hidayat dan Irianus Wairo.
Momen ini menjadi penanda bahwa “mesin politik sepak bola” di Papua benar-benar sudah menyala.
Menurut Sulaiman Ur, pengembalian berkas dilakukan sekitar pukul 09:45 WIT, menjelang penutupan pendaftaran pada pukul 16:00 WIT di hari yang sama.
“Kalau melewati batas waktu, tidak bisa lagi mendaftar,” tegasnya, menegaskan ketatnya aturan dalam proses pencalonan.
Langkah Abisai Rollo—yang akrab disapa ABR—dinilai bukan sekadar formalitas. Di balik pendaftaran ini, tersimpan ambisi besar untuk membawa perubahan dalam tata kelola sepak bola Papua yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung talenta terbaik di Indonesia.
“Selain pengalaman mengurus sepak bola, beliau juga menekankan pentingnya taat administrasi. Ini bukan sekadar maju, tapi siap membenahi sistem,” ujar Sulaiman.
Menariknya, persaingan dipastikan tidak akan berjalan mulus. Nama besar lain seperti Gubernur Papua Mathius D Fakhiri juga ikut meramaikan bursa calon Ketua PSSI Papua. Namun pihak ABR menegaskan, hal tersebut tidak menjadi masalah karena seluruh proses berada dalam mekanisme demokratis organisasi.
“Siapapun yang maju itu sah. Kita ikuti aturan. Semua kembali ke Steering Committee dan panitia,” tambahnya.
Di balik panasnya kontestasi ini, Abisai membawa visi besar: mengembalikan kejayaan sepak bola Papua di level nasional. Sosoknya dinilai punya rekam jejak kuat di dunia olahraga.
Jejak kariernya antara lain:
• Manajer Persipura 2023/2024 & 2024/2025
• Ketua Panpel Persipura Liga 2 2024
• Ketua Harian Persipura (saat ini)
• Manajer Persipura U-19
• Ketua KONI Kota Jayapura (saat ini)
• Ketua Pengprov IMI Papua (saat ini)
Dengan modal pengalaman tersebut, pendukungnya meyakini ABR bukan hanya kandidat, tetapi “kuda hitam kuat” yang bisa mengubah arah sepak bola Papua.
Tahapan kini memasuki verifikasi administrasi sebelum menuju kongres pemilihan. Di titik ini, semua mata tertuju pada satu hal: siapa yang benar-benar mampu menguasai panggung panas perebutan kursi Ketua PSSI Papua. Satu hal pasti—pertarungan baru saja dimulai, dan tensinya dipastikan semakin meningkat. (julia)
