Liga 4 Papua Jadi Ajang Seleksi Atlet PON 2028
Sentani – Kompetisi Liga 4 Papua yang diikuti delapan klub dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Papua tidak hanya bertujuan mencari tim juara untuk mewakili Papua di tingkat nasional, tetapi juga menjadi ajang seleksi pemain menuju Pekan Olahraga Nasional 2028.
Hal tersebut disampaikan Ketua Asprov PSSI Papua, Benhur Tomi Mano kepada wartawan disela-sela pembukaan kompetisi Liga 4 di Stadion Barnabas Youwe, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, kompetisi ini menjadi kesempatan bagi Asprov PSSI Papua untuk memantau pemain muda berusia di bawah 23 tahun sesuai regulasi yang berlaku. Untuk itu, pihaknya akan membentuk tim talent scouting guna menjaring pemain potensial.
“Pra-PON cabang sepak bola akan berlangsung tahun depan. Dengan adanya kompetisi ini, kita sudah bisa mulai menyeleksi pemain-pemain terbaik yang nantinya dipersiapkan memperkuat tim PON Papua,” ujarnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan klub-klub dari kabupaten dan kota sangat membantu proses pembinaan sepak bola di daerah sekaligus mempermudah pencarian talenta muda berbakat.
Benhur Tomi Mano juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten/kota serta Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI yang telah melakukan pembinaan sepak bola dengan baik hingga mampu mengirimkan tim mengikuti Liga 4 Papua tahun ini.
“Pembinaan sepak bola di daerah tidak terlepas dari dukungan para bupati dan wali kota. Karena perhatian mereka, klub-klub daerah bisa berpartisipasi dalam kompetisi ini,” katanya.
Ia berharap Liga 4 Papua dapat melahirkan tim terbaik yang siap mewakili Papua di putaran nasional yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan April mendatang. Menurutnya, tim yang keluar sebagai juara juga diharapkan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, Tomi Mano juga mengingatkan para perangkat pertandingan agar memimpin laga secara jujur dan profesional dengan mengacu pada regulasi FIFA.
Selain itu, seluruh tim diminta menjunjung tinggi nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung. “Saya mengimbau semua tim menjunjung tinggi fair play. Jangan sampai terjadi insiden perkelahian seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah lain. Mari kita tunjukkan sportivitas dan kualitas permainan terbaik di Papua,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura yang telah memberikan izin penggunaan Stadion Barnabas Youwe sebagai lokasi pertandingan Liga 4 Papua, serta kepada kepolisian yang turut membantu menjaga keamanan selama kompetisi berlangsung.
