AKP Bachtiar Ingatkan Warga Takalar Lebih Solid Dan Bermanfaat Bagi Orang Lain
MERAUKE-Kerukunan Keluarga Takalar Panrannuangku Provinsi Papua Selatan dan Kabupaten Merauke berkolaborasi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah dan milad ke-2 Kerukunan Keluarga Takalar Panrannuangku, bertempat di kediaman salah satu warga di Kampung Tengah Kelurahan Samkai Distrik Merauke, Minggu (6/9).
Adapun tema yang diusung yaitu “Keteladanan Nabi Muhammad SAW membangun keluarga dan masyarakat diaspora Takalar yang membangun dari tanah rantau”.
Dalam kesempatan itu Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Takalar Panrannuangku Provinsi Papua Selatan, AKP Bachtiar Syarief, S.I.Kom menegaskan bahwa warga Takalar harus dapat menjadi diaspora yang memberikan manfaat bagi orang lain. Tidak boleh hanya hidup dan meraih keberhasilan untuk diri sendiri.
Misalnya, jika pengusaha maka dapat membuka lapangan pekerjaan, jika menjadi pemimpin atau pejabat maka jadilah pemimpin yang amanah, jika seorang akademisi dapat berbagi ilmu, jika seorang profesional diharapkan membantu generasi muda dan jika memiliki rezeki lebih dapat membantu saudara yang membutuhkan.
“Namun jika kita belum memiliki banyak hal, setidaknya dapat memberikan kepedulian, persaudaraan dan doa, ” terangnya. Terkait dengan milad ke-2 Kerukunan Keluarga Takalar, ia mengingatkan bahwa angka tersebut bukan sekedar bertambahnya usia organisasi. Dua tahun adalah sebuah perjalanan di mana di dalamnya ada kerja keras, kebersamaan, perbedaan pendapat dan tantangan.
Semua itu menjadi pembelajaran agar Kerukunan Keluarga Takalar Panrannuangku semakin dewasa dan semakin bermanfaat. Rasulullah mengajarkan bahwa manusia terbaik adalah manusia yang memberikan manfaat kepada orang lain. Oleh sebab itu ia meminta warga Takalar semakin solid, dewasa bermanfaat dan mampu menjadi wadah yang membawa nama baik Takalar di manapun berada.
“Mari jadikan maulid sebagai titik awal untuk memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan dan memperbesar manfaat bagi kita semua. Takalar di rantau tetap bersaudara, bersatu dalam kekeluargaan serta berkontribusi untuk masyarakat dan pembangunan untuk negeri, ” pungkasnya. (iis)
