DPR Papua Tinjau Kerusakan Stadion Lukas Enembe
JAYAPURA – Ketua DPR Papua, Denny Bonai bersama sejumlah anggota dewan melakukan peninjauan ke Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, pasca kericuhan usai laga antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada Jumat (8/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPR Papua didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Laurens Wantik.
Kapada wartawan, Denny Bonai mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan secara langsung kondisi kerusakan fasilitas stadion yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Papua.
Dari hasil pengecekan, kerusakan di dalam stadion tergolong ringan, sementara kerusakan berat justru terjadi di area luar stadion.
“Di dalam stadion puji Tuhan kerusakannya ringan. Yang cukup berat memang di luar, termasuk kendaraan yang terbakar,” ujar Denny.
Denny mengungkapkan, berdasarkan data sementara terdapat sekitar 25 mobil terbakar, puluhan sepeda motor rusak, serta sekitar 60 unit motor dilaporkan hilang pasca kericuhan.
Menurutnya, DPR Papua memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Papua dalam menangani dampak kerusakan tersebut.
Selain itu, DPR Papua juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah yang telah berkoordinasi dengan aparat TNI dan Polri serta masyarakat dalam proses pembersihan area stadion. Tercatat ribuan personel terlibat dalam upaya pemulihan pasca kericuhan.
Denny berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang dan semua pihak dapat menjaga kondusivitas, khususnya dalam setiap penyelenggaraan pertandingan sepak bola di Papua.
Sementara itu, untuk perbaikan fasilitas stadion yang mengalami kerusakan ringan, DPR Papua mendorong agar segera dilakukan perbaikan setelah proses pendataan dan perhitungan kerugian selesai.
Ditanya soal bantuan kepada korban kericuhan, kata Denny, bantuan yang diberikan bukan dalam bentuk dana langsung, melainkan melalui fasilitasi komunikasi dengan pihak asuransi dan lembaga pembiayaan.
“Kami siap membantu komunikasi dengan pihak asuransi, termasuk bagi korban yang memiliki kredit kendaraan maupun pelaku UMKM yang terdampak,” jelasnya
