Pemprov Papua Tertibkan Aset untuk Dongkrak PAD
JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua mulai menertibkan aset-aset daerah sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Langkah ini ditegaskan Gubernur Papua, Matius Fakhiri, usai membuka kegiatan Musrenbang RKPD dan Otsus di Jayapura, Kamis.
Menurut Fakhiri, aset milik Pemprov Papua sangat besar dan memiliki potensi ekonomi tinggi jika dikelola secara optimal.
Karena itu, pemerintah telah membentuk tim khusus untuk melakukan penertiban dan pendataan aset yang kini mulai bekerja secara bertahap.
“Aset kita sangat banyak akan kita tertibkan. Jika harus dihibahkan akan kita lakukan, dan jika dijual pun nilainya bisa triliunan,” ujarnya.
Ia mengakui, proses penertiban aset tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat, melainkan membutuhkan waktu dan tahapan yang jelas.
“Memang butuh waktu, tidak bisa satu atau dua bulan, tetapi dilakukan secara bertahap,” katanya.
Fakhiri menegaskan, penataan aset menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh barang milik daerah tercatat dengan baik dan tidak hilang. Pasalnya, masih terdapat sejumlah aset yang belum terdata secara optimal.
Selain itu, Pemprov Papua juga memberi perhatian khusus pada aset terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional, termasuk venue dan peralatan pendukungnya.
“Bukan hanya venue, tetapi juga peralatan di dalamnya akan kita cek. Saya ingin memastikan barang-barang yang dibeli dengan harga mahal itu masih ada,” tegasnya.
Ia optimistis, dengan pengelolaan yang baik, aset-aset daerah dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD Provinsi Papua.
“Dengan pengelolaan aset yang baik, tentu akan menghasilkan PAD yang cukup besar bagi Papua,” tutupnya.
