BTM: FGT Bukti Nyata Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Papua
Jayapura – Ketua Asprov PSSI Papua, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi kepada PT Freeport Indonesia (PTFI) yang terus berkomitmen mendukung pengembangan sepak bola usia dini di Papua.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri penutupan Freeport Grassroots Tournament (FGT) yang berlangsung di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (18/4/2026).
Menurut Tomi Mano, turnamen yang digagas PTFI bersama PSSI ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan sepak bola dilakukan secara berjenjang, dimulai dari sekolah sepak bola (SSB) hingga ke level yang lebih tinggi.
“Turnamen ini menunjukkan bahwa pembinaan dari usia dini terus berjalan. Dari turnamen ini akan lahir pemain-pemain yang punya kualitas untuk masa depan sepak bola Papua dan Indonesia,” ujarnya.
Mantan Walikota dua periode yang akrab disapa BTM itu, menegaskan bahwa Papua tetap menjadi gudang sepak bola nasional. Ia optimistis, meski pemain-pemain senior telah berlalu, regenerasi akan terus berjalan melalui pembinaan yang konsisten kedepan.
“Papua ini gudangnya pemain bola. Bibit-bibit unggul tidak akan pernah habis. Apa yang dilakukan PT Freeport ini sangat luar biasa,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara PTFI dan PSSI dalam mengembangkan sepak bola di Papua. Menurutnya, pembinaan yang dilakukan sejak dini sangat penting dalam membentuk dasar kemampuan pemain, mulai dari teknik dasar hingga kerja sama tim.
“kami saksikan laga final, bagaimana anak-anak sudah mengontrol bolanya bagus, bermain tim, dan menunjukkan skill mereka sudah oke. Ini fondasi penting untuk masa depan sepak bola Papua dan Indonesia,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, BTM juga memberikan motivasi kepada para peserta agar terus berlatih dengan disiplin dan menjaga semangat sportivitas.
“Terima kasih kepada PT Freeport Indonesia dan PSSI pusat. Masa depan sepak bola Papua ada di tangan anak-anak ini,” tegasnya.
Ia menambahkan, Papua selama ini dikenal sebagai “Brasilnya Indonesia” karena banyak melahirkan pemain-pemain hebat yang berkiprah di level nasional.
Penutupan Freeport Grassroots Tournament dihadiri legenda Timnas dan Persipura Jayapura, Imanuel Wanggai, Titus Bonay dan Gerald Pangkali, Ketua dan Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Bentur Tomi Mano dan Parson Horota serta perwakilan dari PSSI Pusat dan manajemen PTFI Karel Luntungan dan Frans Wonmaly.
