Turnamen FGT 2026, Bukti Komitmen Freeport Bangun Sepak Bola Papua

Jayapura,- PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus menunjukkan komitmen dalam membangun sepak bola usia dini di Tanah Papua melalui penyelenggaraan Freeport Grassroots Tournament (FGT) 2026 di Stadion Mandala, Jayapura, pada 17–18 April 2026.

Senior Vice President Sustainable Development PTFI, Nathan Kum, mengatakan FGT merupakan kolaborasi PTFI dan PSSI yang telah memasuki tahun ketiga sejak 2024. Turnamen ini menjadi wadah penting dalam pengembangan talenta muda Papua, sekaligus sarana pembentukan karakter.

“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang belajar bagi anak-anak untuk memahami nilai sportivitas, fair play, dan saling menghormati sebagai fondasi utama,” ujarnya.

Ia menegaskan, PTFI berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia Papua menuju Papua Unggul, salah satunya melalui Papua Football Academy (PFA) di Mimika. Akademi ini membina talenta muda secara menyeluruh, mulai dari teknik sepak bola, pendidikan formal, hingga pembentukan karakter.

Hasil pembinaan tersebut mulai terlihat. Pada 2025, enam alumni PFA dipanggil mengikuti seleksi Timnas U-17. Sementara tahun ini, tiga pemain PFA angkatan kedua yakni Stenly Meyanu, Yance Glen Imbiri, dan Dolfi Salossa dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas U-17 sebagai persiapan menuju AFC U-17 Asian Cup 2027.

Nathan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat juang tinggi selama turnamen berlangsung. “Kami berharap anak-anak pulang dengan rasa gembira, mental lebih kuat, serta motivasi untuk terus berlatih dan berkembang,” katanya.

Mantan pemain Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, Titus Bonay, turut mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai Papua membutuhkan lebih banyak kompetisi usia dini yang berjenjang untuk melahirkan pemain berkualitas.

“Talenta anak-anak Papua luar biasa. Ke depan harus ada kompetisi berkelanjutan agar pembinaan berjalan maksimal,” ujar pria yang akrab disapa Tibo.

Ia juga berpesan kepada para pemain muda agar mengedepankan disiplin, kerja keras, dan sikap yang baik untuk meraih kesuksesan di dunia sepak bola.

Apresiasi serupa disampaikan Manajer SSB Putra Yeabhu Nendali, Mathius Wally. Ia menilai turnamen ini sangat penting untuk menumbuhkan minat anak-anak dalam bermain sepak bola, mengingat masih minimnya kompetisi berjenjang di Papua.

“Kegiatan ini sangat membantu memotivasi anak-anak untuk terus berlatih. Kami juga bersyukur bisa kembali meraih prestasi dan akan melakukan evaluasi untuk tampil lebih baik ke depan,” ujarnya.

FGT 2026 melibatkan lebih dari 300 anak dari berbagai sekolah sepak bola (SSB) di Jayapura, yang terbagi dalam kategori usia U-10 dan U-12.

Pada kategori U-10, SSB Nafri keluar sebagai juara, dengan pemain terbaik Arkiles Fonataba (SSB Tunas Muda Hamadi) dan kiper terbaik Herman Isak Manggaprouw (SSB Nafri). Sementara tim terbaik diraih SSB Petra Sentani.

Di kategori U-12, SSB Putra Yeabhu Nendali berhasil mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan SSB Nafri melalui adu penalti usai bermain imbang 1-1 di waktu normal. Frits Tokora tampil sebagai pahlawan sekaligus dinobatkan sebagai kiper terbaik. Pemain terbaik diraih Sem Stenly Msen dari SSB Nafri, sementara predikat tim terbaik juga diraih SSB Nafri.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia membagikan total seribu pasang sepatu sepak bola kepada seluruh peserta. Diharapkan bantuan tersebut dapat menjadi motivasi bagi anak-anak Papua untuk terus mengembangkan bakat dan meraih cita-cita sebagai pesepak bola profesional.

Diketahui, kegiatan tersebut dihadiri Legenda Timnas dan Persipura Jayapura, Imanuel Wanggai, Titus Bonay dan Gerald Pangkali, Ketua dan Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Bentur Tomi Mano dan Parson Horota serta perwakilan dari PSSI Pusat dan manajemen PTFI Karel Luntungan dan Frans Wonmaly.

 

Related posts

Ini Perkembangan Pembangunan Pos Observasi Bulan di Merauke

Fani

Pembongkaran Gereja GKI Immanuel Ifar Gunung Hoax, Danrindam Hanya Pertanyakan IMB

Fani

Persipura Berjudi Dengan Coach RD

Bams

Menko Polkam dan Kepala BIN Kunjungi Papua, Dorong Kreativitas Pemuda

Bams

Kebutuhan Penetapan Kawasan Peruntukan Industri Untuk Kepastian Lokasi Berusaha

Bams

Ini Daftar Pemenang STQ ke-28 Tingkat Provinsi Papua

Fani

Leave a Comment