Wabup Sebut Lomba Tarik Tambang Dan Panahan Sarat Makna
MERAUKE-Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah membuka lomba tarik tambang dan panahan di Monumen Kapsul Waktu, Selasa (10/2) didampingi Sekda dan ketua panitia hari jadi Kota Merauke ke-124. Beberapa lurah juga turut hadir dan bersama-sama wakil bupati ikut melakukan tarik tambang sebagai tanda pembukaan lomba secara resmi.
Dalam sambutannya, Fauzun mengungkapkan bahwa lomba yang digelar tidak sekedar lomba tetapi ada nilai yang terkandung di dalamnya dan harus dijaga serta dilestarikan bersama.
“Panahan melatih kita untuk bersabar dan fokus serta gigih dalam mencapai target. Ini menjadi perhatian kita semua karena lomba ini sarat dengan makna.
Tarik tambang mengajarkan kekompakan, gotong royong dan kerja sama. Sikap seperti ini harus terus dijaga di Kabupaten Merauke, “terang wabup. Menurutnya, antusiasme masyarakat mengikuti lomba merupakan bentuk kebersamaan dan komitmen dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Merauke.
Lomba yang digelar sangat luar biasa dan melengkapi kebahagiaan warga Merauke dalam menyongsong pertambahan usia Kota Merauke.
Di sela-sela lomba, wabup nampak menyemangati para peserta yang merupakan warga dari sejumlah kelurahan sehingga mereka semakin bersemangat meraih juara.
“Junjung sportivitas, berlomba dengan baik, kalah atau menang, apapun nanti hasilnya, yang terpenting kita semua hadir untuk ikut merasakan suka cita perayaan ulang tahun Merauke, ” ujarnya. Sementara itu Ketua Panitia Hari Jadi Kota Merauke Ke -124, Keliopas Ndiken kepada wartawan menjelaskan, lomba-lomba turut memeriahkan hari jadi Kota Merauke, di antaranya lomba tarik tambang dan panahan.
Lomba diikuti peserta dari 11 kelurahan se-Distrik Merauke. Selain itu ada pula lomba kebersihan antar kelurahan di bawah koordinator Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan tim penilai terdiri dari bupati, wakil bupati, sekda dan Forkopimda.(iis)
