Pasific Pos.com
Olahraga

Tiga Atlet Softball PON Papua Dapat Beasiswa

Tiga Atlet Softball PON Papua Dapat Beasiswa

Jayapura – Tiga atlet Softball PON Papua mendapat beasiswa pendidikan dari Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura. Ketiga atlet tersebut adalah Dian Sari Marthin Fakultas Fisip, Yemima Asaribab Fakultas Fisip dan Adelaide Tania Waromi Fakultas Ekonomi Bisnis.

Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama Uncen Dr. Freddy Sokoy, S.Sos. M.Sos, kepada pers mengatakan bahwa Universitan Cenderawasih menyediakan beasiswa untuk para atlet yang berprestasi untuk kuliah.

“Kita utamakan atlet yang berprestasi, dan atlet Softball Papua pada pra PON maupun kejuaraan di Jogjakarta keluar sebagai juara pertama,” kata Sokoy kepada pers disela-sela berkunjung ke lapangan latihan Softball dan Baseball di Otonom Kotaraja, Kota Jayapura, Jumat, 4 September 2020.

Freddy Sokoy mengatakan, selain menjadi atlet yang berprestasi, atlet yang mendapat beasiswa ini merupakan mahasiwa Uncen. “Kita bangga ada mahasiswa yang tergabung dalam tim Softball PON Papua mengukir prestasi pada kejuaraan tahun 2019 lalu, kita berikan memberikan reward dan apresiasi kepada atlet yang berprestasi, reward ini juga untuk merangsang motivasi semua atlet, baik yang sudah meraih prestasi maupun belum,” ujarnya.

Harapannya, melalui program beasiswa ini diharapkan lahir lagi atlet-atlet muda bertalenta untuk mengharumkan Papua. “Ini kan bentuk motivasi, kami yakin bisa memberikan motivasi kepada atlet lainnya. Mudah-mudahan dapat membantu biaya pendidikan para atlet sekaligus memotivasi untuk mempertahankan prestasi yang sudah diraih,” paparnya.

Adelaide Tania Waromi penerima beasiswa ketika ditemui disela-sela latihannya, merasa senang dan bangga mendapat beasiswa dari Uncen. “Beasiswa ini menjadi salah satu pemicu saya dalam menekuni olahraga Softball serta ingin memberian prestasi terbaik kepada Papua pada PON XX tahun depan,” ujarnya.

Adelaide berjanji akan tetap menyelesaikan kuliah walaupun kesibukannya berlatih untuk kesiapan PON XX. “pendidikan itu penting. Walau nantinya akan menjadi atlet dan berhasil, pendidikan tetap menjadi nomor satu/utama. Apalagi kita tidak selamanya bisa menjadi atlet,” paparnya.

Artikel Terkait

Tim Sepak Bola Putri Papua Try Out ke Makassar

Bams

Atlet Papua Belum Bisa Latihan di Venue PON

Bams

Atlet Positif Covid-19, Koni Papua Berhati-Hati Kirim Atlet Try Out

Bams

Koni Papua Pastikan Atletnya Bebas Covid-19

Bams

KONI Evaluasi Hasil Tes Kebugaran Atlet PON

Bams

Atlet PON Papua Batal Try Out

Bams

Atlet PON Papua TC Terpusat di Stadion Mandala

Bams

Panitia Inventarisasi Akomodasi Sesuai Standar Atlet PON

Bams

Masuk Wisma, Atlet Papua Wajib Bebas Covid-19

Bams