Tiga Anggota OPM Tewas Akibat Terkena Ranjau

Jayapura – Tiga orang anggota TANPA OPM dilaporkan tewas akibat terkena ledakan bom saat kontak tembak antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM)  di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

“Tiga anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB OPM) dilaporkan tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka. Mereka menjadi korban ledakan bom ranjau yang diduga dipasang di tubuh rekan mereka yang sebelumnya tewas dalam baku tembak,” Demikian siaran pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM yang diterima redaksi  Kamis (15/5/2025) malam.

“Jenazah dipasang ranjau oleh militer pemerintah Indonesia tanpa diketahui pasukan kami. Saat evakuasi dilakukan, ranjau meledak dan menyebabkan dua anggota gugur serta dua lainnya luka-luka,” ujar Sebby Sambom dalam keterangan tertulisnya itu.

Adapun nama-nama anggota TPNPB yang tewas dalam insiden itu adalah Gus Kogoya, Notopinus Lawiya, dan Kanis Kogoya. Sementara dua yang luka-luka yakni Tinus Wonda dan Dnu-Dnu Mirip kini menjalani perawatan di markas TPNPB.

Dalam keterangan tertulis ini juga disebutkan  ada tiga warga—termasuk seorang pendeta dan kepala desa—yang diduga diculik dan kemudian tewas ditembak. Ketiga jenazah diklaim telah dikremasi di wilayah Hitadipa.

Related posts

Fraksi Keadilan dan Pembangunan Minta Gubernur Papua Lakukan Reformasi PAD Secara Menyeluruh

Bams

PMI : Kebutuhan Darah di Kota Jayapura 50 Kantong Per Hari

Fani

PDIP Papua: Perbaiki Pilkada Langsung, Bukan Cabut Hak Rakyat

Fani

5 Komisioner KPU Papua Terancam Pidana 8 Tahun Penjara

Fani

Saga Beauty Resmi Buka Cabang ke Tiga, Pemkot Jayapura Beri Apresiasi

Bams

Distrik Nimbokrang Salurkan 20 Ekor Kambing dan 40 Kontainer untuk Dukung Ekonomi OAP

Bams

Leave a Comment