Takluk 0-2 di Sleman, Persipura Kehilangan Ritme Permainan
Jayapura,- Persipura Jayapura tersungkur di kandang PSS Sleman dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-20 Liga 2 Championship di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (21/2/2026) malam.
Hasil tersebut membuat Mutiara Hitam turun ke posisi kedua klasemen sementara Grup Timur dengan raihan 40 poin, tertinggal dua angka dari PSS yang sukses mengambil alih puncak klasemen.
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, tidak banyak berkomentar seusai pertandingan. Pelatih asal Lampung itu menyampaikan apresiasi kepada tuan rumah yang dinilainya tampil sangat baik.
“Terima kasih kepada para pemain Persipura yang sudah berusaha keras dan selamat buat PSS Sleman,” ujar Rahmad dalam konferensi pers usai laga.
RD mengungkapkan, sejak babak pertama Boaz Solossa dan rekan-rekannya mencoba bermain dengan garis pertahanan tinggi.
Namun, ia menilai anak asuhnya kurang menjaga konsistensi antar lini sehingga memberi celah bagi lawan.
“Secara keseluruhan sejak babak pertama kami bermain dengan pertahanan tinggi, tapi permainan kurang konsisten antar lini dan pada beberapa momen kami kecolongan, terutama di akhir babak pertama,” jelasnya.
Menurutnya, masalah jarak antar lini membuat Super Elang Jawa leluasa menguasai bola di sektor tengah. “Sehingga beberapa momen ketika second ball, mereka dengan mudah menguasai zona tengah. Jadi akhirnya kami mulai terbongkar di akhir babak pertama,” tambah RD.
Di babak kedua, Persipura mencoba melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengubah jalannya pertandingan. Namun, upaya tersebut belum mampu membalikkan keadaan.
“Kami sudah mencoba melakukan beberapa penggantian dan usaha sudah dilakukan. Tapi sekali lagi Sleman bermain sangat baik,” katanya.
Meski kalah, mantan pelatih Timnas Indonesia itu menegaskan timnya tidak akan larut dalam kekecewaan. Ia menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi Kendal Tornoda FC laga berikutnya.
“Kekalahan ini tidak membuat kami putus asa. Kami akan terus menatap ke depan dan menjadikannya motivasi untuk tampil lebih baik di pertandingan berikutnya,” tegasnya.
“Sekali lagi kekalahan ini bukan kepada siapa-siapa, tapi kepada diri saya sebagai pelatih.” ucapnya.
Sementara itu, winger Persipura, Reno Salampessy, menilai kekalahan dari PSS menjadi alarm penting di tengah ketatnya persaingan memperebutkan tiket promosi ke kompetisi kasta tertinggi musim depan.
“Saya rasa ini bukan hasil yang kami mau, tapi dengan hasil ini kami jadi lebih sadar bahwa semua tim siap memperebutkan tiket promosi,” ujar Reno.
Reno berharap hasil di Sleman menjadi tolok ukur agar timnya tidak terlena dan lebih siap menghadapi laga-laga selanjutnya.
“Mungkin ini jadi pengingat supaya kami jangan terlalu santai dan lebih siap lagi untuk pertandingan yang akan datang. Kami tentu akan evaluasi dan berbenah ke depannya,” pungkasnya.
