Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Waena

Jayapura – Seorang pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di depan Halte Bus Perumnas III, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 09.30 WIT.

‎Korban diketahui bernama Sakanteng Ulunggi alias Tese Ulunggi Alias Kaco yang sehari-harinya diketahui berada di sekitar wilayah Perumnas III dan Uncen Atas.

Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring miring ke samping kanan dengan mengenakan sweter putih dan celana pendek hitam.

‎Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban sempat mendatangi seorang warga yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi penemuan.

Saat itu korban terlihat dalam kondisi lemas dan sempat diberikan uang oleh warga yang didatangi untuk membeli makanan. Korban kemudian berjalan kaki menuju arah Uncen Atas.

‎Tidak lama kemudian, setibanya di depan halte bus Perumnas III, korban tiba-tiba muntah darah dan terjatuh. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkannya ke Pos Patmor Heram.

‎Anggota piket Pos Patmor Heram yang dipimpin Brigpol Tri Purba tiba di lokasi dan langsung mengamankan TKP. Selanjutnya personel Polsek Heram memasang garis polisi dan melakukan pengumpulan bahan keterangan terhadap saksi-saksi.

‎Tim Inafis Polresta Jayapura Kota yang dipimpin IPDA Antonia Hilapok kemudian melakukan olah TKP. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sekitar pukul 10.35 WIT, jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura untuk penanganan lebih lanjut.

‎‎Saat ini pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab meninggalnya korban, termasuk koordinasi dengan pihak medis serta penelusuran keluarga korban agar proses pemulasaraan jenazah dapat dilakukan sesuai ketentuan.

‎Kapolsek Heram, Iptu Andri Rihulay membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak medis untuk memastikan penyebab pastinya,” ungkap Kapolsek.

‎Dia juga menambahkan bahwa pihaknya akan membantu proses pencarian keluarga korban agar dapat segera dilakukan persemayaman atau pemakaman secara layak.

‎Kapolsek turut mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut.

‎Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila melihat warga yang sakit atau membutuhkan pertolongan di ruang publik, tidak menyebarkan foto atau video korban di media sosial demi menghormati privasi dan keluarga almarhum.

“Serta tetap bersinergi bersama pihak Kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Related posts

Unsur Pimpinan DPR Kota Jayapura Periode 2024-2029 Dilantik

Bams

Lantamal X Jayapura Gelar Kegiatan Ketahanan Pangan di Koya Barat

Bams

Golkar Papua Tegak Lurus pada Keputusan DPP yang Rekomendasikan Paulus Waterpauw

Fani

3 Orang Diamankan saat Aparat Gabungan Razia Alat Perang di Puncak Jaya

Fani

Wujudkan Mimpi Masyarakat Sinak, Kodam XVII/Cenderawasih Lakukan Ini

Fani

PTFI dan YPMAK Serahkan Bantuan untuk Warga Tsinga yang Terdampak Longsor

Bams

Leave a Comment