Semarak Merah Putih Kemerdekaan, Kampung Doyo Baru Masuk 25 Besar Desa BRILiaN 2026

JAYAPURA – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut membawa kabar membanggakan dari Kampung Doyo Baru, Kabupaten Jayapura. Kampung tersebut berhasil masuk dalam 25 besar Desa BRILiaN 2026 dari ribuan kampung dan desa binaan Bank Rakyat Indonesia (BRI) di seluruh Indonesia.

 

Pencapaian tersebut menjadi kado istimewa bagi masyarakat Kampung Doyo Baru di momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Keberhasilan masuk 25 besar menunjukkan adanya inovasi dan upaya pemerintah kampung bersama masyarakat dalam membangun kampung yang mandiri dan adaptif terhadap perkembangan digital.

 

Regional CEO BRI Region 18 Jayapura, Fahmi Rahendas, mengatakan program Desa BRILiaN merupakan salah satu bentuk komitmen BRI dalam mendorong pemberdayaan dan pengembangan potensi desa di Indonesia.

 

Menurutnya, dari 5.000 desa binaan BRI di Indonesia, Kampung Doyo Baru berhasil masuk dalam 25 besar setelah melalui proses seleksi berdasarkan sejumlah kriteria.

 

“Dari 5.000 lebih desa binaan yang ada di Indonesia, kami memilih berdasarkan kriteria tertentu. Contohnya adalah keaktifan dari perangkat kampung atau perangkat desa dalam mengikuti proses ini,” ujar Fahmi.

 

Ia menjelaskan, salah satu keunggulan Kampung Doyo Baru adalah penerapan konsep kampung digital yang telah berjalan selama sekitar dua tahun. Selain itu, keberadaan dan pengelolaan BUMDes yang berjalan baik juga menjadi bagian dari penilaian.

 

“Di sini juga sudah termasuk desa digital. Kemudian di sini juga punya BUMDes yang berjalan dengan baik. Kriteria-kriteria itu yang membuat Kampung Doyo Baru menjadi salah satu dari 25 terbaik di Indonesia,” jelasnya.

 

Fahmi menambahkan, momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memberikan semangat baru kepada masyarakat desa melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

 

Menurutnya, capaian Kampung Doyo Baru bukan hanya soal prestasi, tetapi juga menjadi dorongan agar UMKM lokal terus berkembang dan mampu naik kelas melalui pemanfaatan digitalisasi.

 

Kepala Kampung Doyo Baru Marice Yappo, SH, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan masuk 25 besar Desa BRILiaN 2026 sebagai amanah sekaligus motivasi bagi pemerintah kampung dan masyarakat untuk bekerja lebih giat.

 

“Ini merupakan suatu amanah dan motivasi kepada kami pemerintah kampung dan masyarakat Kampung Doyo Baru agar lebih giat lagi dalam memajukan UMKM di era digitalisasi yang ada di wilayah Kampung Doyo Baru,” ungkap Marice.

 

Ia menambahkan, Kampung Doyo Baru telah menjalankan konsep kampung berbasis digital selama dua tahun. Ke depan, pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan aparatur dan masyarakat melalui pendampingan serta pelatihan.

 

Pendampingan selanjutnya akan dilakukan tim dari Universitas Jenderal Soedirman selama satu minggu. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan edukasi sekaligus memperkuat kapasitas Kampung Doyo Baru untuk melangkah lebih maju dalam program Desa BRILiaN.

 

Marice juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura yang terus memberikan dukungan, BRI yang selalu hadir mendampingi, serta seluruh masyarakat Kampung Doyo Baru.

 

“Capaian ini bagi kami adalah hadiah untuk masyarakat Kampung Doyo Baru,” katanya.

 

Sebelumnya, Wakil Bupati Jayapura Haris Richard Yocku, SH, memberikan apresiasi atas capaian Kampung Doyo Baru tersebut.

 

Ia menilai keberhasilan masuk 25 besar Desa BRILiaN 2026 merupakan prestasi yang sangat baik dan harus menjadi motivasi bagi kampung-kampung lainnya di Kabupaten Jayapura.

 

“Ini merupakan prestasi yang sangat baik, dan ini harus menjadi motivasi serta contoh bagi kampung-kampung lain di Kabupaten Jayapura maupun seluruh Tanah Papua,” ujar Haris.

 

Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi momentum bagi Kampung Doyo Baru untuk terus bergerak maju, memperkuat UMKM, mengembangkan digitalisasi dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

 

Prestasi tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui berbagai perlombaan dan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kerja nyata masyarakat dalam membangun kampung yang mandiri, inovatif dan berdaya saing.

Related posts

Menyemai Mimpi Siswa Sekolah Taruna Papua

Bams

Kunjungan ke Maluku, Menteri ESDM Pastikan Listrik PLN di Indonesia Timur Andal Hadapi Nataru

Fani

Aparat Gabungan TNI Polri Gelar Penindakan Hukum, 1 Anggota KKB Tertembak

Fani

Soal Anggaran PSU, Gubernur akan Bertemu DPR Papua

Bams

Liga 4 Papua Resmi Bergulir, 8 Tim Berebut Satu Tiket ke Nasional

Bams

TA 2025 Papua Tengah Diguyur Dana Rp15,7 Triliun Lebih?

Bams

Leave a Comment