Liga 4 Papua Resmi Bergulir, 8 Tim Berebut Satu Tiket ke Nasional
Sentani – Kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Papua 2026 resmi dimulai di Stadion Barnabas Youwe, Senin (26/3/2026). Ajang sepak bola kasta terbawah ini akan berlangsung hingga April 2026 dan menjadi panggung penting bagi pembinaan pemain muda di Provinsi Papua.
Pembukaan kompetisi dihadiri oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Papua yang mewakili Gubernur Papua, Ketua Asprov PSSI Papua Benhur Tomi Mano, Bupati Keerom, Wakil Bupati Kepulauan Yapen, perwakilan sponsor utama Cenderawasih Carsa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Pertandingan pembuka mempertemukan Persiker Keerom melawan Persimi Sarmi. Dalam laga tersebut, tim dari wilayah perbatasan Papua–PNG berhasil meraih kemenangan tipis dengan skor 1-0.
Dalam sambutan Gubernur Papua yang dibacakan Plt Sekda Papua Christian Sohilait, disebutkan bahwa Liga 4 bukan sekadar rangkaian pertandingan olahraga, tetapi bagian penting dari proses pembinaan dan pengembangan sepak bola di Tanah Papua.
Menurutnya, sepak bola telah menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Papua. Dari lapangan sederhana hingga stadion kebanggaan seperti Stadion Barnabas Youwe, banyak talenta hebat lahir dan mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional.
“Penyelenggaraan Liga 4 Papua memiliki makna strategis. Kompetisi ini menjadi ruang bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus menjadi wadah bagi pelatih dan pengurus dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan kembali prestasi Papua saat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2021, di mana Papua berhasil meraih tiga medali emas dari cabang sepak bola putra, sepak bola putri, dan futsal.
Namun pada Pekan Olahraga Nasional 2024, Papua belum mampu mempertahankan capaian tersebut. Hal itu, menurutnya, menjadi refleksi bersama bahwa mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dibandingkan meraihnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus sepak bola, pelatih, manajer tim, dan para pemain untuk menjadikan Liga 4 sebagai momentum kebangkitan sepak bola Papua.
Melalui kompetisi ini diharapkan akan lahir bibit-bibit pemain muda potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan, termasuk Pekan Olahraga Nasional 2028.
Ia juga mendorong Asprov PSSI Papua untuk melakukan pembinaan tim secara serius melalui program pelatihan yang terarah dan berkelanjutan.
Selain itu, para pemain dan ofisial diminta menjunjung tinggi nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung, sementara para wasit diharapkan memimpin pertandingan secara profesional, adil, dan netral.
Liga 4 Papua 2026 yang mengusung tajuk Piala Gubernur Papua ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari transformasi pembinaan sepak bola daerah serta sarana penjaringan talenta muda.
Sebanyak delapan tim ambil bagian dalam kompetisi ini, yaitu:
- Persidafon Jayapura (Kabupaten Jayapura/tuan rumah)
- Nafri FC (Kota Jayapura)
- Persiker Keerom (Kabupaten Keerom)
- Persiweja (Kabupaten Mamberamo)
- Persimi Sarmi (Kabupaten Sarmi)
- Waribo FC (Kabupaten Waropen)
- Eleven Wise FC (Kabupaten Biak Numfor)
- PS Yapen (Kabupaten Kepulauan Yapen)
