Pasific Pos.com
Ekonomi & Bisnis

PLN Siapkan Layanan WhatsApp untuk Lapor Meter Mandiri

PLN Siapkan Layanan WhatsApp
PLN siapkan layanan Whatsapp bagi pelangggan untuk lapor meter secara mandiri.

Jayapura – Sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus corona atau Covid-19, PLN menangguhkan sementara proses pencatatan dan pemeriksaan stand meter bagi pelanggan pasca bayar. Sebagai gantinya, untuk rekening bulan Mei 2020, PLN telah menyiapkan layanan melalui WhatsApp terpusat bagi pelanggan yang ingin melaporkan angka stan dan foto kWh meter.

“Ini bagian dari physical distancing yang kita lakukan, mengurangi interaksi langsung antara petugas dengan pelanggan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona,” tutur Senior Executive Vice President Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PLN, Yuddy Setyo Wicaksono, melalui keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2020).

Pelanggan pascabayar dapat mengirimkan angka stan kWh meter melalui layanan WhatsApp terpusat PLN dengan cara:

1. Siapkan nomor kWh meter dan foto stan meter.

2. Buka Aplikasi WhatsApp dan kirim pesan melalui nomor 08122 123 123.

3. Ketik 2 untuk lapor pemakaian pascabayar.

4. Selanjutnya ikuti langkah-langkah yang ada dalam WhatsApp.

Pelaporan angka stan meter dapat dilakukan oleh pelanggan sesuai tanggal pencatatan meter masing-masing pelanggan yang akan diinformasikan pada awal proses pelaporan mandiri melalui WhatsApp. Laporan dari pelanggan tersebut nantinya akan menjadi dasar perhitungan tagihan listrik pelanggan setiap bulannya

“Jadi di akhir bulan April ini pelanggan akan melaporkan untuk rekening tagihan bulan Mei. Demikian juga pada akhir Mei nanti, kami mohon pelanggan dapat mengirimkan kembali angka stan meter untuk dasar perhitungan tagihan bulan Juni,” tulis Yuddy.

Ia melanjutkan, bagi pelanggan yang tidak melaporkan angka kWh meter, dasar perhitungan tagihan listrik akan menggunakan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir. Sehingga pelanggan yang tidak bisa melaporkan, tidak perlu khawatir.

Jika ada pengaduan atau keluhan pelanggan terkait ketidaksesuaian pencatatan stand akhir kWh meter dan perhitungan rekening, kata Yuddy, akan diperhitungkan pada rekening bulan depan, sehingga pelanggan tetap tidak akan dirugikan. Pengaduan bisa langsung disampaikan ke contact center PLN 123.

Bayar Listrik secara Online

PLN juga menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan pembayaran secara online untuk meminimalisir kontak fisik antara pelanggan dengan petugas.

“Jadi sebagai upaya preventif mencegah penularan covid-19, kami juga mengajak pelanggan untuk memaksimalkan pembayaran listrik secara online,” imbuhnya.

Pembayaran listrik dapat dilakukan di mana saja tanpa harus mendatangi kantor PLN.Diantaranya melalui ATM, Internet Banking, SMS Banking, Aplikasi Dompet Digital (E-Wallet) seperti Link Aja, Gopay, dan sebagainya ataupun melalui aplikasi E-Commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan sebagainya.

Tidak hanya pembayaran, pelanggan PLN juga dapat memaksimalkan pelayanan PLN secara online melalui Contact Center PLN 123 ataupun Aplikasi PLN Mobile, baik untuk layanan informasi tagihan, sambung baru, perubahan daya, penyambungan sementara maupun pengaduan pelanggan.

Artikel Terkait

Warga Mengeluh, Pemadaman Listrik di Waropen Tidak Sesuai Jadwal

Pasific Pos

PLN Gandeng Perusahaan Listrik Asal Mesir Kerja Sama Kembangkan Proyek Smart Meter

Fani

Penyesuaian Tarif Listrik, PLN Pastikan Masyarakat Kecil Papua Tetap Terlindungi

Zulkifli

Sistem Kelistrikan PON XX di Merauke Siap 100 Persen

Bams

Tahun 2021, PLN Tuntaskan Listrik Desa Di Kampung Nggolar

Arafura News

PLN Papua Bantua Palajar dan Guru 12.250 Masker

Bams

Galakkan Electrical Lifestyle. PLN Gencar Sosialisasikan Kompor Induksi

Arafura News

Kampung Yanggandur Dapat Penambahan Jam Nyala

Arafura News

PON XX, PLN Jamin Pasokan Listrik

Bams

Leave a Comment