Pasific Pos.com
Papua Selatan

Kampung Yanggandur Dapat Penambahan Jam Nyala

Jajaran PLN berfoto bersama usai peresmian (foto:ist)

MERAUKE,ARAFURA,- PLN UP3 Merauke belum lama ini memberikan kado Istimewa kepada masyarakat di Kampung Yanggandur dimana dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-75 dimana Kampung Yanggandur ditingkatkan jam nyala operasinya dari 6 jam menjadi 12 jam. Peresmian penambahan jam nyala tersebut dihadiri oleh seluruh manajemen PLN UP3 Merauke, PLN ULP Merauke Kota, perwakilan Distrik Sota, Kapolsek Sota, Danramil Sota, Komandan Pos Penjagaan Yanggandur, Babinsa, Kepala Kampung serta seluruh tokoh masyarakat kampung Yanggandur.

“Dengan penambahan jam nyala ini, kami berharap hadirnya listrik 12 jam di Kampung Yanggandur bukan lagi hanya sekedar untuk penerangan saja, tetapi juga untuk menambah produktifitas masyarakat Kampung Yanggandur. Kegiatan perekonomian, sosial, budaya, pendidikan dan teknologi harapannya dapat terus bertumbuh untuk meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik untuk masyarakat Yanggandur,”ucap Manager PLN UP3 Merauke, Didik Krismanto.

Listrik pertama kali masuk di Kampung Yanggandur pada tahun 2017 dan selama kurang lebih 1 tahun terakhir ini masyarakat Yanggandur berharap jam nyala listrik di sana dapat ditingkatkan. Momen Hari Listrik Nasional yang ke-75 ini merupakan titik terang jawaban dari PLN untuk impian masyarakat Yanggandur. PLN ke depannya terus berupaya untuk memberikan pelayanan 24 jam nyala di seluruh wilayah unit kerjanya. Tetapi semua itu dilakukan dengan beberapa kajian kelayakan operasional dan finansial. Beberapa aset PLN seperti mesin dan panel sudah dilakukan perbaikan sebelum akhirnya PLN menyatakan siap untuk penambahan jam nyala di Kampung Yanggandur.

Masyarakat di Kampung Yanggandur sangat menyambut baik penambahan jam nyala ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN karena telah menjawab keinginan dari masyarakat Yanggandur. Kami mendukung penuh segala kegiatan pelayanan yang akan dilakukan oleh PLN Merauke,” ujar Kepala Kampung Yanggandur, Gregorius Sati Mbanggu. Gregorius juga mengingatkan kepada seluruh warganya agar dapat merelakan pohonnya ditebang apabila mengganggu jaringan PLN sehingga aset PLN dapat terus berfungsi dengan baik untuk memberikan pelayanan kelistrikan di Kampung Yanggandur.

Artikel Terkait

Warga Mengeluh, Pemadaman Listrik di Waropen Tidak Sesuai Jadwal

Pasific Pos

PLN Gandeng Perusahaan Listrik Asal Mesir Kerja Sama Kembangkan Proyek Smart Meter

Fani

Penyesuaian Tarif Listrik, PLN Pastikan Masyarakat Kecil Papua Tetap Terlindungi

Zulkifli

Tahun 2021, PLN Tuntaskan Listrik Desa Di Kampung Nggolar

Arafura News

PLN Papua Bantua Palajar dan Guru 12.250 Masker

Bams

Galakkan Electrical Lifestyle. PLN Gencar Sosialisasikan Kompor Induksi

Arafura News

PON XX, PLN Jamin Pasokan Listrik

Bams

PLN Berikan 62 Alat Bantu untuk Difabel Jayapura

Zulkifli

PLTMG Timika Kapasitas 10 MW Resmi Beroperasi

Zulkifli

Leave a Comment